Selasa, 16 November 2010

Ibu,Maafkan Aku...~

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.
Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.
Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan.
Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”
” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi.
Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.
“Adaapa nona?” Tanya si pemilik kedai.
“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.
“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,…
ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah”
“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai
Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata
“Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi utukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”
Ana, terhenyak mendengar hal tsb.
“Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.
Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia mnguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya.
Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya.
Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas.
Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”
Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita.
Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.
===============================================================
Ibu, Maafkan Aku…!!! (seri-2 Tamat)

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya
Suaminya sudah lama meninggal karena sakit
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi
Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi
Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”
Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap
Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung
pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari
di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi
Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”
Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan
Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman
Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya
Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba
Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang
Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada
Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat
Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah
Tahukah anda apa yang terjadi?
Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah
dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi,
dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng
Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata
Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan
Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya

Kamis, 11 November 2010

Rangkuman akhir minggu 11-11-2010

Dari pengalaman yang telah di share oleh teman-teman kita, kita bisa menyimpulkan beberapa hal penting yang bisa kita gunakan sebagai acuan di kehidupan kita. Pertama, kita tahu bahwa tidak ada hal yang tidak bisa dilakukan di dunia ini, selama kita memiliki tekad dan keinginan yang kuat untuk melakukannya. Kita juga bisa menyimpulkan bahwa hidup merupakan sebuah tantangan, dimana masalah dapat timbul tanpa diinginkan/diharapkan. Banyak hal-hal yang menyakitkan dan gangguan yang harus dihadapi tetapi tidak ada tantangan yang tidak bisa diselesaikan, oleh karena itu kita harus bisa berusaha dengan keras untuk menghadapi kesulitan hidup ini. Lalu, kita juga mengetahui bahwa setiap jalan dalam hidup memerlukan pemikiran yang matang sebelum dijalani, sebab jika langkah/keputusan yang akan kita ambil tidak tepat, kita mungkin akan menyesal di kemudian harinya.

Senin, 08 November 2010

Jangan Cepat Puas Dengan Apa yang udah kalian miliki..^^

Jangan Cepat Puas
Kali ini gw mau share tentang pengalaman gw yang akhir-akhir ini baru terjadi, dan gw yakin gw ga akan pernah lupa dengan pengalaman gw yang satu ini.Gw termasuk orang yang santai dalem jalanin sesuatu, dan gw bisa dibilang gampang puas dalem jalanin sesuatu.
Di awal semester 1,gw cukup giat ngejalanin kuliah gw,dari nyatet sampe dengerin dosen ngajar.tapi setelah uts,dan nilai uts keluar. Ternyata hasilnya bagus dan gw merasa ternyata mata kuliah di semester ini cukup gampang dan gw merasa puas waktu itu,jadi gw ga perlu terlalu pusingin kedepannya. Setelah uts,gw belajar dengan lebih santai, gw udah jarang nyatet, karena gw pikir bahan kuliah bisa di download dan dipelajari sendiri. Waktu uas hampir tiba, gw juga santai-santai aja, bahkan gw belajar sehari sebelum ujian dimulai. Setelah hasil uas keluar, gw dapet nilai cukup bagus, dan gw merasa puas saat itu,dan rasa puas gw itu yang membuat gw nyesel di blakangan hari.
Semester 2 dimulai, gw jalanin dengan lebih baik dibanding semester sebelumnya. Entah kenapa gw berniat banget supaya dapet nilai lebih baik dibanding semester 1, jadi gw berusaha dengan lebih keras supaya gw bisa dapet hasil yang lebih baik dibanding semester 1. Sewaktu UTS tiba, gw belajar lebih rutin dibanding sewaktu semester 1. Begitu juga waktu UAS, gw juga belajar lebih rajin dibanding semester sebelumnya. Semester 2 selesai, nilai ujian udah keluar, dan ternyata nilai gw meningkat, lebih baik dibanding semester 1, dan libur tiba. Sejauh ini, gw merasa semua berjalan baik-baik aja, ga ada yang salah.
Libur selesai, dan semester 3 dimulai. Ngga disangka ternyata gw ketemu lagi bareng temen-temen gw di semester 1. Di semester ini, gw merasa nyesel banget atas apa yang gw jalanin di semester sebelumnya, baik itu semester 1 maupun semester 2. Gw merasa nyesel setelah gw ngejalanin yang namanya pemilihan peminatan. Gw sangat berminat buat masuk peminatan Applied ERP, yang mempelajari SAP, karena masyarakat umum juga bilang, kalo lulusan SAP banyak dicari, dan perusahaan bersedia bayar lebih tinggi dibanding lulusan lainnya. Sewaktu pemilihan, ternyata gw ga bisa milih peminatan itu, dikarenakan IP gw yang kurang, dan kurangnya sangat sedikit sekali. Ada beberapa peminatan yang diperluin buat masuk peminatan ini, dan semuanya gw berhasil lewatin, hanya dimasalah IP aja yang kurangnya bener-bener sedikit. Alhasil gw kasih surat permohonan ke jurusan, namun sayang pada akhirnya gw gagal diterima, dengan alasan kelas yang ada buat peminatan ERP udah penuh, jadi surat permohonan yang diajuin mahasiswa tidak diperiksa lagi. Setelah tau hasilnya gw gagal, gw bener-bener nyesel, coba aja sewaktu semester 1 gw berusaha dengan lebih giat, dan ga cepet puas mungkin gw akan dapet hasil yang lebih baik dibandingkan sekarang, dan mungkin gw bisa masuk peminatan tersebut, karena gw yakin gw bisa bersaing dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan gw. Tapi yang namanya pengalaman emang berguna banget, setelah gw bercermin dari pengalaman gw, gw dapet 1 hal, yaitu motivasi diri. Gw akan berusaha lebih baik lagi, supaya gw ngga gagal dan nyesel lagi di hari nanti.
Inti dari sharing gw kali ini, jangan deh mudah puas. Kalo lo uda dapet nilai/sesuatu yang baik dimata lo, coba cari lebih dari itu, jangan diem di titik itu aja. Setelah melihat pengalaman gw ini, gw punya pendapat kalo “Lebih baik memiliki sesuatu yang berlebih, selama sesuatu tersebut bersifat positif dan berguna bagi diri kita”. Dan yang orang-orang bilang itu emang bener, setiap penyesalan pasti akan dateng belakangan, jadi mulai sekarang lebih baik kita semua berpikir dengan matang, supaya kita tau langkah apa yang sebaiknya diambil. Jangan terburu-buru dan asal-asalan waktu ngambil keputusan, atau mungkin kalian akan mengambil jalan yang salah, dan menyesal di hari nanti. Semoga sharing dari gw ini bisa berguna bagi kalian yang membaca.Kali ini gw mau share tentang pengalaman gw yang akhir-akhir ini baru terjadi, dan gw yakin gw ga akan pernah lupa dengan pengalaman gw yang satu ini.Gw termasuk orang yang santai dalem jalanin sesuatu, dan gw bisa dibilang gampang puas dalem jalanin sesuatu.
Di awal semester 1,gw cukup giat ngejalanin kuliah gw,dari nyatet sampe dengerin dosen ngajar.tapi setelah uts,dan nilai uts keluar. Ternyata hasilnya bagus dan gw merasa ternyata mata kuliah di semester ini cukup gampang dan gw merasa puas waktu itu,jadi gw ga perlu terlalu pusingin kedepannya. Setelah uts,gw belajar dengan lebih santai, gw udah jarang nyatet, karena gw pikir bahan kuliah bisa di download dan dipelajari sendiri. Waktu uas hampir tiba, gw juga santai-santai aja, bahkan gw belajar sehari sebelum ujian dimulai. Setelah hasil uas keluar, gw dapet nilai cukup bagus, dan gw merasa puas saat itu,dan rasa puas gw itu yang membuat gw nyesel di blakangan hari.
Semester 2 dimulai, gw jalanin dengan lebih baik dibanding semester sebelumnya. Entah kenapa gw berniat banget supaya dapet nilai lebih baik dibanding semester 1, jadi gw berusaha dengan lebih keras supaya gw bisa dapet hasil yang lebih baik dibanding semester 1. Sewaktu UTS tiba, gw belajar lebih rutin dibanding sewaktu semester 1. Begitu juga waktu UAS, gw juga belajar lebih rajin dibanding semester sebelumnya. Semester 2 selesai, nilai ujian udah keluar, dan ternyata nilai gw meningkat, lebih baik dibanding semester 1, dan libur tiba. Sejauh ini, gw merasa semua berjalan baik-baik aja, ga ada yang salah.
Libur selesai, dan semester 3 dimulai. Ngga disangka ternyata gw ketemu lagi bareng temen-temen gw di semester 1. Di semester ini, gw merasa nyesel banget atas apa yang gw jalanin di semester sebelumnya, baik itu semester 1 maupun semester 2. Gw merasa nyesel setelah gw ngejalanin yang namanya pemilihan peminatan. Gw sangat berminat buat masuk peminatan Applied ERP, yang mempelajari SAP, karena masyarakat umum juga bilang, kalo lulusan SAP banyak dicari, dan perusahaan bersedia bayar lebih tinggi dibanding lulusan lainnya. Sewaktu pemilihan, ternyata gw ga bisa milih peminatan itu, dikarenakan IP gw yang kurang, dan kurangnya sangat sedikit sekali. Ada beberapa peminatan yang diperluin buat masuk peminatan ini, dan semuanya gw berhasil lewatin, hanya dimasalah IP aja yang kurangnya bener-bener sedikit. Alhasil gw kasih surat permohonan ke jurusan, namun sayang pada akhirnya gw gagal diterima, dengan alasan kelas yang ada buat peminatan ERP udah penuh, jadi surat permohonan yang diajuin mahasiswa tidak diperiksa lagi. Setelah tau hasilnya gw gagal, gw bener-bener nyesel, coba aja sewaktu semester 1 gw berusaha dengan lebih giat, dan ga cepet puas mungkin gw akan dapet hasil yang lebih baik dibandingkan sekarang, dan mungkin gw bisa masuk peminatan tersebut, karena gw yakin gw bisa bersaing dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama dengan gw. Tapi yang namanya pengalaman emang berguna banget, setelah gw bercermin dari pengalaman gw, gw dapet 1 hal, yaitu motivasi diri. Gw akan berusaha lebih baik lagi, supaya gw ngga gagal dan nyesel lagi di hari nanti.
Inti dari sharing gw kali ini, jangan deh mudah puas. Kalo lo uda dapet nilai/sesuatu yang baik dimata lo, coba cari lebih dari itu, jangan diem di titik itu aja. Setelah melihat pengalaman gw ini, gw punya pendapat kalo “Lebih baik memiliki sesuatu yang berlebih, selama sesuatu tersebut bersifat positif dan berguna bagi diri kita”. Dan yang orang-orang bilang itu emang bener, setiap penyesalan pasti akan dateng belakangan, jadi mulai sekarang lebih baik kita semua berpikir dengan matang, supaya kita tau langkah apa yang sebaiknya diambil. Jangan terburu-buru dan asal-asalan waktu ngambil keputusan, atau mungkin kalian akan mengambil jalan yang salah, dan menyesal di hari nanti. Semoga sharing dari gw ini bisa berguna bagi kalian yang membaca.

Kamis, 04 November 2010

Katakanlah sebelum terlambat...

Gw ingin share mengenai hidup gw....

Pernah ga sih kalian ngerasain kehilangan yang sangat mendalam dalam hidup kalian? Orang yang kalian sayangi tiba-tiba hilang dari pandangan untuk selama-lamanya...

Ini yang terjadi dalam hidup gw... Gw kehilangan sosok yang paling gw bangga-banggain, yang gw idolain selama hidup gw...

"B O K A P . . . "

Ya, bokap gw ud hampir setahun ga ada. Gw inget banget, biasanya ada yang "wejangin" (nasehatin) gw, marahin gw kalo gw nakal, pulang kantor bawain makanan, ngelindungin gw setiap saat...

Waktu bokap gw sakit keras, gw masih semester 2 di Binus Univ. Waktu itu gw selalu pulang pergi dari kampus, ke tempat nenek gw, dan ke RS untuk jengukin bokap.
Suatu waktu bokap gw udah bisa pulang, tapi seminggu kemudian kondisi bokap gw makin drop, dan akhirnya masuk RS lagi untuk kesekian kalinya. Di hari terakhir hidup bokap, gw ada rencana buat ngunjungin bokap gw, tapi entah kenapa gw ngerasa ga enak badan, jadi gw pulang ke rumah...
Karena gw ini kayak kalong (tidur subuh ampe siang), gw masih online jm 10 ke atas... Tiba-tiba nyokap gw telpon ke HP gw dan ngasih berita yang bikin gw bener-bener kepukul, kalo bokap gw ud ga ada...

Di malam itu gw nangis seheboh-hebohnya di rumah gw. Gw nyesel banget kenapa gw ga relain waktu buat ada di samping bokap gw waktu jenguk itu. Gw ga pernah sempet bisikin ke telinga bokap gw kalo gw sayang bgt sama beliau... Tapi apa mau dikata? LIVE MUST GO ON... Gw harus bangkit dari keterpurukan gw, titik dimana gw kehilangan figur panutan gw... Dan disinilah gw,membagi cerita kepada lo semua dan berusaha untuk menjadi figur anak yang baik bagi nyokap dan jadi figur kakak sekaligus pengganti bokap buat adek kecil gw...

Buat kalian yang masih punya keluarga yang lengkap, katakan pada setiap anggota keluarga kalian bahwa kalian menyayangi mereka, karena kalian ga bakal ngebayang gimana sih rasanya kehilangan bokap/nyokap...

KATAKANLAH SELAGI MASIH ADA KESEMPATAN, KARENA PENYESALAN HANYA DATANG BELAKANGAN...

Semoga sharing ini bisa mendekatkan kalian dengan keluarga...
Yang dekat makin dekat dan yang jauh bisa mendekatkan diri dengan keluarga...
GBU all and your family my friends...

hidup = masalah

Banyak hal-hal yang menarik didalam hidup kita yang patut untuk dipelajari. Kali ini secara khusus saya mau menceritakan bahwa hidup kita tidak akan luput dari masalah. Yah, masalah selalu hinggap didalam diri kita, dan begitu masalah yang satu berhasil diatasi, pasti muncul masalah lain yang lebih rumit dan kompleks. Karena itu jangan pernah berpikir untuk lepas dari masalah  yang akan dihadapi, melainkan lawanlah masalah – masalah tersebut sehingga makin mengasah mental kita.
                Saya jadi teringat pengalaman hidup saya ketika sewaktu duduk di bangku SMA kelas 3, disitu banyak sekali masalah yang timbul didalam diri saya, yang sulit saya ceritakan 1 per 1. Berat sekali untuk melangkah kedepan dan saya merasa sudah tidak sanggup lagi untuk melangkah. Akan tetapi berkat dukungan orang dekat saya, saya mencoba untuk melawan masalah- masalah tersebut, hasilnya tidak disangka, saya mampu melewatinya, dan saya sangat bersyukur sekali. Dari situ saya mulai berpikir bahwa saya tidak akan mampu lari dari masalah, salah satunya cara adalah lawan dan lawan.
                Banyak orang merasa menjadikan dirinya seorang yang gagal karena tidak sanggup mengatasi masalah yang dihadapi, akan tetapi tahukah bahwa kegagalan tersebut akan menjadikan dirinya kuat apabila mampu mengatasinya. yah itulah alasan kenapa sering sekali kita mendengar bahwa kegagalan merupakan awal dari keberhasilan. Tetaplah berusaha dan lawanlah masalah yang menghambat hidup kita. Karena itu merupakan jalan utama mencapai kesuksesan dan bukan tidak mungkin sesuatu yang dahulunya mustahil dimata kita, akan menjadi kenyataan di kemudian hari. karena itu, gigihlah dan lawanlah masalahmu!
               

Be Prepared!!

Sewaktu SD kita berpikir bagaimana ya rasanya jadi anak SMP nntinya? 
sewaktu SMP kt berpikir bagaimana SMA dan sewaktu SMA kt akan berpikir bagaimana si kuliah itu..
dan saat ini ap sih kt pikirkan saat kuliah?
Pekerjaan! ya,setiap orang yg lulus dari perkuliahan tentu memimpikan pekerjaan,gaji dan kehidupan yang baik.mungkin beberapa dari teman-teman juga sudah mengalami Bagaimana rasanya bekerja..karena itu saya mau berbagi pengalaman saya tentang pekerjaan yang menarik dan mungkin akan teman-teman hadapi nanti.
 
Semua berawal dari liburan semester 2 yang panjangnya hampir 3 bulan itu. bokap gw yang maksa gw buat cari kerja daripada gemukin perut di rumah (secara perut gw ud maju juga ~~) hitung2 cari pengalaman gt katanya. dan kebetulan teman dari om gw ngebutuhin seorang SA (Staff Administrasi) awalnya gw males bwt ikut kerja-kerja gini secara gw tau kerja di kantoran itu pasti bosenin bngt..tapi karena paksaan dari bokap gw yaud de,gw yang emang ud brasa bosen tentu aja nyanggupin hal ini.tapi sebelumnya gw tanya donk apa si "SA" itu?
 
SA adalah pekerjaan Paling bawah dari jejeran Divisi Finance yang tugasnya adalah Input Data Fisik ke dalam computer sehingga bisa di proses dan menghasilkan sebuah Informasi untuk di berikan pada Manager.pekerjaan mudah ya? iya la cuma ngetik-ngetik ga takut la gw..alhasil ya gw trima itu kerjaan.
 
Hari pertama kerja dalam 1 kantor cm ad gw dan si boz. tentu gw bingung kok sepi amat..padahal dari informasi seharusnya ad 5 orang staff di sana..ternyata kebetulan di hari pertama gw masuk itu satu orang SA berhenti bekerja dan 2 lainnya sakit termasuk Chief Admin yang merupakan atasan gw. sedangkan si boz ud pusing karena jujur boz gw ini sedikit tidak Lancar menggunakan komputer.dy sangat ngandelin Chief Admin untuk melakukan semua hal yang berhubungan dengan komputer. karena saat itu ga ad lagi orang yg bisa di andalkan dan keadaan sudah mendesak, saat itu juga gw yang bener-bener ga taw apa-apa ini di dudukin di meja Chief Admin..pekerjaan pertama gw?gw di suru megang Key BCA buat transfer uang..yang di transfer tuh bukan urusan 100rebu 200rebu tp ud maen kisaran ratusan juta..megang key BCA nya aj tangan ud gemeteran apalagi pas neken angka 0 nya..gw sampe ngitungin tuh jumlah 0 berkali-kali.
 
Banyak hal lain yang menarik yang ga mungkin gw ceritakan satu per satu.tp kejadian hari itu sangat berkesan bwt gw karena baru kali itu gw merasakan banyak hal dan perasaan yang baru yang selama ini ga pernah terpikirkan sama gw. and thx for every experiences there,especially for my dad and God,saat ini gw di posisikan di Bagian Personal Accounting. 
 
Ga ad seorangpun yang tau apa yang akan terjadi nanti.jadi jangan pernah teman2 takut mengambil suatu kesempatan karena kesempatan ga tentu dateng 2 kali, so "BE PREPARED" . dunia yang gw alami saat ini akan menjadi dunia kita semua di masa yang akan datang so do ur best from Now on. "tidak ad kata kata terlambat untuk semua yang belum berhenti".

Kalo Berusaha Kita Pasti BISA!!!

Pengalaman Masa – Masa SMA
Saya akan menyeritakan sedikit pengalaman saya, yang mungkin dapat memotivasi bagi siapa aja yang membacanya. Dimulai pada saat UAN di SMA, siapa yang tidak takut dengan UAN, semua yang kita pelajari selama 3 tahun ditentukan hanya dalam beberapa hari saja. Tepat pada saat ujian mata pelajaran Geografi, merupakan salah satu pelajaran yang hapalannya lumayan berat dan membingungkan. Setelah selesai dibagikan kertas ujian beserta soalnya, saya sempat bingung untuk menjawab apa setelah soal dibagikan. Pada saat itu saya hanya bisa percaya pada kemampuan diri sendiri. Awalnya saya optimis bahwa soal – soal yang saya jawab itu benar. Tiba di salah satu soal yang membuat saya pesimis, di situ saya mulai memikirkan, bagaimana kalau jawaban yang saya tulis itu salah semua. Bisa – bisa karena salah satu mata pelajaran ini, saya menjadi tidak lulus. Yah saya hanya bisa pasrah dan yakin dengan jawaban itu. Tiba di hari pengumuman kelulusan, dimana surat pernyataan kelulusan itu diantarkan ke rumah masing. Hal ini membuat saya menjadi tidak tenang dalam segala hal, Saya memikirkan, bagaimana jika tidak lulus. Tetapi orang tua saya memberikan semangat, agar terus percaya bahwa saya bisa. Akhirnya surat itu sampai dan membawa berita gembira, surat itu menyatakan bahwa saya lulus. Saya bersyukur kepada Tuhan, atas semua yang diberikan kepadaku.
Dari hal ini, saya menyimpulkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita percaya, yakin, optimis, dan berusaha. Semua yang kita inginkan pasti bisa tercapai jika kita melakukan semua hal itu. Dan jangan lupa untuk bersyukur atas apa yang kita terima.
If you're sure to do it, do it. All it would not be useless as long as you believe and want to try.

Rabu, 03 November 2010

Kisah Anak Muda dan Socrates

Pada suatu hari seorang anak muda datang pada Socrates dan bertanya padanya, apakah rahasia untuk sukses? Socrates pun mengatakan pada sang anak muda, bahwa bila ia ingin mengetahui rahasia sukses, ia harus datang menemuinya esok paginya di dekat sungai.

Esok paginya sang anak muda pun datang ke sungai itu, dan menemui Socrates yang sudah menunggunya. Socrates mengajak si anak muda berjalan ke dalam sungai, dan setelah air sungai mencapai dadanya, tiba-tiba dengan gerakan secepat kilat, Socrates menekan dan menenggelamkan kepala anak itu ke dalam air.
Anak itu berontak untuk membebaskan diri, tapi tekanan Socrates terlalu kuat. Anak itu terus menggelepar-gelepar sementara kepalanya ditekan kedalam air oleh Socrates.

Setelah beberapa saat, Socrates melepaskan kepala anak muda itu. Ia dengan segera mengangkat kepalanya dan megap-megap menarik napas panjang dan dalam. "Apa yang tadi sangat kamu inginkan ketika kepalamu ada di dalam air?" tanya Socrates. "Udara", jawab si anak muda tegas. Maka Socrates pun mengatakan, "Nah, kalau kamu bisa menginginkan sukses dengan keinginan dan gairah yang sama dengan kamu tadi menginginkan udara,maka kamu PASTI akan sukses. Sesungguhnya tidak ada rahasia lain".

"Pasanglah gairah sekuat baja pada impian kita untuk sukses, maka kita pasti akan mencapainya."

Semoga kisah ini berguna...


More stories at my page : a-martin1703.blogspot.com

Selasa, 02 November 2010

Rangkuman akhir minggu 2-10-2010

Bahwa dari pengalaman yang telah di share kebanyakan adalah pengalaman yang dapat memotivasikan kita dalam masalah yang berbeda-beda,kita dapat memandang masalah yang susah ataupun berat bagi kita bisa menjadi kan tantangan buat diri kita sendiri,apalagi kekurangan kita yang bisa kita latih menjadikan kita terbiasa dilingkungan sekitar kita yang amad berat untuk dijalanin,.
kita bisa menjadikan semua sharing yang ada didalam Blog ini sesuatu pelajaran yg bisa diambil hikmahhnya dan kita realisasikan dalam kehidupan kita sehari-hari.
rasa kepercayaan terhadap diri sendiri pun dibutuhkan untuk diri kita agar dapat selangkah lebih maju untuk menuju sesuatu yang inginkan.
sebuah tindakan tidak akan terasa nyaman jika tidak dilakukan dengan kerja keras,motivasi,sosialisasi dan yang paling utama adalah jangan lupa berdoa,itu lah kunci sukses agar kita BISA!!...
Semoga semua yang telah kami sajikan dapat selalu membantu teman" untuk memotivasikan dirinya agar lebih maju...^^