Kamis, 10 Februari 2011

Tugas KM (Andreas Martin) 1022

Pembuatan kelompok :
*Kelompok dibentuk oleh dosen secara random (acak), dan kelompok satu beranggotakan Alvian Osalindo, Widjana Dewi, Patrick Setiawan, Fransiskus Martin, Pribadi Chandra, Roby Lauwang, Kelvin Pratama, Andreas Martin, Herryawan Yulianto, dan Jeffry.
*Rata-rata anggota kelompok sudah mengenal satu sama lain. Karena sudah pernah sekelas di semester sebelumnya atau bahkan teman sejak SMA, sehingga tidak terlalu asing lagi. Adapun anggota yang masih asing bukannya tidak mengenal hanya karena belum dekat saja, karena kurangnya interaksi di kelas.
*Setelah kelompok dibentuk dosen memberi instruksi untuk saling berkenalan dan bertukar nomor handphone dan informasi mengenai hobi dan alamat rumah. Dosen memiliki tujuan agar di antara anggota kelompok dibangun relasi yang dekat sehingga nantinya berguna dalam menjalankan tugas – tugas kelompok.
*Ketua kelompok yang dipilih adalah Alvian Osalindo. Pemilihan ketua dilakukan oleh dosen secara random juga. Diharapkan dengan adanya ketua ini kelompok dapat di-manage dengan baik, mulai dari pembagian peran dalam kelompok, pembagian tugas, bahkan aturan – aturan yang ada dalam kelompok secara internal.

Memahami kelompok :
*Tugas pertama yang diberikan oleh dosen adalah membuat personal file dimana di dalam personal file berisikan biodata dari masing – masing anggota kelompok beserta latar belakang dari keluarga masing – masing anggota. Dengan adanya personal file ini dosen memiliki tujuan agar antara anggota kelompok saling memahami satu sama lain, tanpa adanya jarak sama sekali.
*Dengan mempelajari personal file dari masing – masing anggota, anggota lain dapat mengenali secara personal masing – masing anggota. Ternyata ada dari anggota kelompok yang sudah memiliki pengalaman dalam berorganisasi baik dalam sekolah maupun pekerjaan. Iniliah yang menjadi nilai tambah dari kelompok satu dari kelompok lainnya. Dengan adanya anggota yang telah berpengalaman dapat membantu meringankan beban kelompok. Maksudnya kelompok dapat di-manage dengan baik dengan bantuan anggota yang telah berpengalaman tersebut.
*dalam kelompok ini ditemukan pribadi –pribadi yang unik, seperti Pribadi Chandra yang selalu menyemangati anggota lainnya sehingga anggota lain tidak patah semangat, Alvian yang pandai mengatur kelompok sehingga pembagian tugas berjalan dengan lancar, Robby yang mahir dalam berbicara dan berdebat

Mempererat hubungan kelompok :
*Di dalam kelompok satu, ada beberapa anggota yang memiliki julukan atau nama panggilan dari aggota kelompok lainnya. Seperti Fransiskus Martin dengan julukan GeGeMan, Kelvin Pratama dengan julukan Papi, dan Andreas Martin dengan julukan Bos.
*Selain nama julukan atau panggilan, di dalam kelompok juga ada rumor yang beredar yaitu dekatnya Alvian sang ketua kelompok dengan Widjana Dewi yang merupakan satu – satunya anggota wanita di dalam kelompok satu, seringkali rumor ini menjadi bahan lelucon di dalam kelompok bahkan di dalam satu kelas.
*Di samping itu terkadang anggota kelompok juga sering berbagi cerita lewat sharingface to face atau melalui fasilitas chatting di internet di luar dari waktu mengerjakan tugas.
*Ada juga acara bersama  yang dilakukan oleh kelompok seperti futsal bersama, walaupun ada anggota kelompok yang tidak bisa hadir karena berhalangan adanya urusan keluarga atau pribadi. Tak jarang juga anggota kelompok makan bersama, selama makan bersama ini anggota kelompok membicarakan tugas yang ada baik tugas Knowledge Management, bersendau gurau sambil melepaskan penat setelah menerima tugas yang cukup berat di setiap mata kuliah.
*Semua hal di atas dilakukan dengan tujuan agar tidak terjadi kesenjangan dalam kelompok dan agar  menjadi seperti satu kesatuan keluarga. Sehingga bisa berinteraksi dengan baik dan juga mengerjakan tugas bisa dilakukan secara maksimal.

Pencarian Inspirasi :
*Inspirasi dalam kelompok satu didapatkan dari pengalaman masing – masing anggota, dimana setiap anggota mengalami pengalaman yang unik sehingga bisa diceritakan kepada anggota kelompok. Dari internet, dimana semua informasi sekarang dengan mudahnya ditemukan dalam internet. Dari teman, karena dengan teman semua cerita mengenai hidup di-share, mulai dari hal yang kecil hingga hal yang besar. Bahkan dari pengalaman orang lain yang di share lewat internet atau cerita di buku biografi. Kebanyakan kami mengandalkan pengalaman karena pengalaman merupakan guru yang paling berharga.

Meeting :
*Kelompok satu beranggotakan 10 orang. Terkadang masing – masing anggota sulit untuk mencari waktu luang dimana keseluruhan anggota bisa berkumpul. Untuk itu kelompok lebih sering menggunakan fasilitas chatting conference di internet.
*Bagi kelompok ini merupakan salah satu cara yang efektif mengingat tempat tinggal anggota yang cukup jauh satu sama lain. (Robby di Depok, Alvian di Grogol, Patrick di Sunter, Jeffry di Bekasi, Andreas Martin di Pamulang)
*Selain lewat media internet, pertemuan juga diadakan di kampus seusai kelas Knowledge Management. Sewaktu meeting, dibicarakan mengenai tugas yang akan datang dan sering kali diselingi dengan gurauan – gurauan mengenai kelompok atau pelajaran.

Cara Bikin :
*Pertama – tama dilakukan penyatuan topik dari kemampuan dari masing – masing anggota kelompok. Dilakukan diskusi mengenai topik apa yang sekiranya cocok untuk diangkat menjadi topik dalam tugas utama kelompok ini.
*Setelah topik ditentukan, dilakukan pembagian tugas di dalam kelompok. Dimana setiap orang diwajibkan untuk memposting. Setiap anggota diberikan deadline untuk memposting tugasnya di blog kelompok. Dan dengan adanya kesepakatan dimana orang yang terakhir memposting harus mengedit dan memberikan kesimpulan dari setiap posting anggota, tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan tepat waktu oleh masing – masing anggota.
*Biasanya tugas yang telah selesai dibuat tidak langsung diposting oleh anggota, melainkan melalui proses penggubahan yang dilakukan oleh anggota lainnya sehingga hasil yang dihasilkan bisa maksimal dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kelompok.

Pembagian tugas :
*pembagian tugas dilakukan sesuai dengan kemampuan dari masing – masing anggota, sebagai contoh Jeffry, dengan keahliannya ‘bermain’ blog maka kelompok memberikan kepercayaan kepadanya untuk menjadi ‘teknisi’ blog kelompok. Robby, kemampuannya memikirkan ide – ide brilian membuat kelompok memilih Robby sebagai inovator, dimana ada kebuntuan maka Robby bisa memecahkannya, juga sebagai pembicara, karena kemampuannya berbicara di depan publik melebihi kemampuan anggota yang lainnya.
*ada juga yang bertugas sebagai finisher yaitu Jeffry, dimana setelah selesai tugas dari anggota, dialah yang mengeditnya sehingga bisa sesuai dengan keinginan kelompok.
*Di setiap kali ada tugas, terjadi pergantian tanggung jawab dalam kelompok. Hal ini dilakukan demi adanya kesetaraan diantara anggota kelompok, semua tugas ditanggung secara bersama – sama. Sehingga tidak terjadi suatu pembebanan kepada satu orang dalam kelompok. Semua orang dapat merasakan menjadi koordinator.

Kejar tayang :
*tidak seluruh tugas dapat diselesaikan dengan sempurna, seringkali kelompok menemukan kebuntuan dalam pengerjaan tugas, entah karena kurangnya ide, atau sedang banyak tugas di mata kuliah lainnya yang juga dikejar deadline. Tidak jarang kelompok harus membuat tugas hingga larut malam demi selesainya tugas tersebut.
*untuk mempercepat tugas agar terselesaikan tugas dibagikan kepada anggota kelompok, dengan cara ini tugas menjadi sedikit lebih ringan

Tugas akhir KM(Jefry)

-Pembuatan kelompok
*Pembuatan Kelompok di pilih pada pertemuan kedua secara langsung oleh dosen berbeda,tetapi entah mengapa beliau menjadi pengajar kami hingga akhir,beliau adalah bapak Muhammad Nur Latief, dan nama” member kelompok kami  adalah Alvian Osalindo, Andreas Martin, Fransiskus Martin, Herryawan Yulianto, Pribadi Chandra , Widjana Dewi, Patrick Setiawan, Jefry, Kelvin Pratama dan Robby Lauwang
*Dilihat” dari anggota tiap kelompoknya,kami menarik kesimpulan bahwa setiap kelompok di acak berdasarkan tinggi rendahnya IP
*Pada awalnya ketika pembagian kelompok,nama saya tidak dipanggil”(*sedihnya),hingga saat itu saya bertanya kepada pak dosen,”pak,kok nama saya tidak dipanggil??”,ternyata nama saya terlewat dari pandangannya pada saat itu,pada akhirnya pak dosen menyuruh saya pilihan ingin masuk ke dalam kelompok 1 atau kelompok 7,dan pastinya saya lebih berminat ke kelompok 1,karena melihat anggota kelompok 7 yang suram,akhirnya saya pun masuk ke kelompok 1.
*Dan pada saat saya masuk kedalam kelompok,ternyata Tiap-tiap anggota sudah tidak begitu asing satu sama lain bagi saya,karena sudah satu kelas selama kurang lebih 1 tahun semenjak semester 1 dan 2 walau ada juga yang belum mengenal 1 sama lain,tetapi kadang mereka hanya tidak mengetahui nama saja,akibat kurangnya berinteraksi dengan orang tersebut,dan memang saya juga semenjak semseter 1-2 berteman dengan orang yg itu” saja
*Setelah pembagian kelompok selesai kami duduk per kelompok dan mulai mengenal tiap anggota 1 per 1 dan tidak hanya nama tapi juga tempat tinggal dan mencatat nomor HP dan Dosen kami menanyakan ke tiap-tiap anak
*Kesan pertama saya sebagai anggota kelompok terhadap dosen ialah dosen ini baik, terbuka, menjelaskan dengan cerita” dengan bahasa sehari” dan membuat saya atau mungkin teman-teman sekelas jg mengerti apa yg beliau terangin, humoris, fleksibel dan asik terhadap mahasiswa, sehingga menghilangkan jarak di antara dosen dan mahasiswa, membuat kami sebagai mahasiswa merasa lebih nyaman mengikuti materi dan perkuliahan.

-Memahami kelompok
*Menurut Jefry,Saya yakin dan percaya bahwa seluruh anggota kelompok saya adalah orang-orang yang aktif, orang-orang yang mau berusaha, orang” pintar,dan pastinya teman-teman dikelompok saya adalah  orang-orang yang mau bekerja keras dan tidak pantang menyerah.
*Menurut Jefry, yang ia kenal dekat dalam kelompok tsb awalnya adalah hanya Patrick setiawan,karena patrick setiawan pernah 1 kelompok dengan jefry,sedangkan yang lain sudah kenal nama,tapi lebih akrabnya sewaktu dikumpulkan kedalam kelompok dan lebih mengenalnya lagi setelah meminta no.hp,pin BB *buat yang ada,dan account facebooknya masing-masing,setelah itu kita juga sering kumpul di depan kelas untuk membicarakan tentang tugas ataupun kadang kita juga bercanda-canda untuk lebih kenal satu sama lain.
*Menurut Jefry, Alvian merupakan Ketua yang baik dan dy inti dari semua kelompok kami,pengagas ide gitu deh,di dalam kelompok kami alvian yang mampu berpikir kritis sehingga dapat memimpin dan membimbing jalan pemikiran dalam kelompok,Alvian juga salah satu anak yang punya IP tertinggi di kelas. Orangnya juga rajin dan kerja keras, ,makanya alvian cocok kita jadikan seorang ketua dikelompok kami .begitu juga dengan Fransiskus Martin, ia juga seorang yang rajin dan ulet dalam bekerja,dan ia juga humoris dalam pembawaan tanggapannya,jadi seperti saya yang agak sedikit lama nangkepnya bisa cepet nangkep dengan pembawaan seperti itu. Ia juga mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompok.
*Menurut Jefry,sewaktu dulu dia tidak begitu kenal semuanya,dan hanya sekedar tahu saja, yang hanya bener-bener dikenal adalah patrick setiawan,karena sewaktu dikelas 01PIM yang hanya saya kenal patrick,setiawan,randy ardhian,budi lesmana dan fernando,bersama danny setiawan kami 1 kelompok. Saya Mengenal Andreas Martin karena kita semenjak semester dua sudah sekelas dan terkenal dengan sebutan “Bos”.Dan menurut saya, andreas martin orangnya aktif,jago presentasi didepan orang tanpa canggung. Semenjak kita bergabung bareng dalam kelompok ini, saya menjadi tahu bahwa andreas martin juga memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus dan baik. Karena selama dalam kelompok, andreas martin juga bisa memimpin dan mengorganisir anggota kelompok,dan dalam  pembagian tugas-tugas ke kelompk kami dy membaginya dengan baik sehingga tidak ada satu pun pekerjaan yang terbengkalai baik buat dy sendiri maupun kelompok kami itu sendiri,inisiatif dy pun dapat acungan jempol karena setiap ada tugas,andreas martin memberikan banyak referensi dan jarang sekali ada referensinya yang gk dipakai,karena bagus-bagus semua untuk jadi bahan tugas kami. Begitu juga dengan Herryawan dan Pribadi, mereka dapat membuat suasana kelompok jadi lebih seru dan gk ngebosenin pokoknya yang membuat kelompok dapat lebih membaur satu sama lain,Robby lauwang adalah sosok yang paling hebat dalam mempresentasikan dengan kalimat-kalimatnya yang baik disetiap presentasi. Sedangkan satu-satunya anggota wanita di kelompok kami, yaitu Widjana Dewi, menurut saya ia sekretaris yang baik,jadi tukang tulis-tulis gitu,jadi semua orang dikelompok kami dapat mengisi kekurangan-kekurangan dan saling menutupi kekurangan,itulah yang menjadikan kelompok kami tetap bisa mengerjakan tugas apapun dengan baik.

-Mempererat kelompok
*Sepulang dari kelas,kami suka berkumpul dulu dikelas guna merencanakan pembagian tugas,kadang juga kita berkumpul untuk mengerjakan tugas sampe tugas tersebut benar-benar selesai.
*Kami juga sering bermain futsal bersama di tempat bermain futsal yang tidak jauh dari Binus, dan dikoordinasi oleh Alvian. Walaupun beberapa orang lainnya sering tidak ikut,dan terlebih lagi hanya untuk cowok,jadinya widjana dewi gk bisa ikut bermain.
*Menurut Jefry, Saya mengenal Herryawan semenjak herryawan menjadi aktivis di KMBD,dy merupakan aktivis yang rajin diorganisasi,semenjak itu setiap ada event kita selalu ketemu dan terkadang juga membahas tentang pelajaran dan bisa mengenal Pribadi Chandra,karena dy terbilang orang yg bisa kenal sama sapa aja,aktif dalam bergaul

-Cari Inspirasi
*Hampir sebagian besar data yang kami cari dengan cara search dari googling.
*setelah dicari kadang kita share juga,dengan cara upload ke mediafire sebelumnya agar hanya tinggal share melalui sebuah link dan didownload sendiri-sendiri
*Terkadang inspirasi kami tersebut juga datang dari pengalaman pribadi masing-masing anggota kelompok.

-Meeting
*Dikarenakan keterbatasan waktu dan jarak antar seluruh kelompok, maka kami memutuskan untuk menggunakan komunikasi yang lebih efektif dibanding mengandalkan waktu pertemuan tatap muka di kampus. Biasanya kami berkomunikasi satu sama lain melalui MSN messenger, BBM, e-mail, dan media fire sebagai sarana upload. Tetapi kami juga tetap melakukan pertemuan langsung. Biasanya setelah mata kuliah KM berakhir, karena waktunya cukup panjang dan masih siang. Atau kadang kala mempergunakan waktu day off.
*Biasanya pertemuan kami via MSN messenger dilakukan pada malam hari, di mana semua anggota kelompok telah lengkap berkumpul, dan kami semua dapat bersama-sama membahas tugas dan pekerjaan yang harus dikerjakan.
*Menurut Jefry,pertemuan sangat cocok bagi dia karena internet yang memadai dan selalu standby di depan computer
*Kami juga mempergunakan fitur message dan group chat di facebook untuk mendiskusikan bahan-bahan yang telah didapatkan, dan share referensi yang telah didapat agar dapat didiskusikan bersama-sama
 *Kadang kala kami juga membahas tugas saat makan bersama, sehingga dapat menghemat waktu.
-Cara bikinnya
*Biasanya kami melakukan pertemuan terlebih dahulu, segera sesudah tugas diberikan (setelah mata kuliah KM). Setelah pembagian tugas, kami menentukan deadline, sehingga tugas tsb dapat diselesaikan terlebih dahulu sebelum hari pengumpulan tiba. Dan kita kadang ada orang yang bertugas untuk finishing, kalo diselesaikan ddengan cepat orang tersebut jadinya tidak terburu-buru oleh deadline.
*Pengerjaan dilakukan di rumah masing-masing, contoh,melalui google untuk mengumpulkan datanya, mengumpulkan gambar, bertanya kepada anggota kelompok lain, dan lain-lain. Sehingga setiap orang sudah harus siap dengan bahannya masing-masing sebelum disatukan (apabila perlu untuk disatukan dalam hasil akhirnya).
*Setelah semua anggota siap dengan data masing-masing, data yang telah dikumpulkan tersebut kemudian disusun sesuai dengan format-fromat tugas yang diberikan.
*Media yang digunakan untuk pengumpulan data biasanya menggunakan e-mail dan uploadan dr media fire pastinya. Dan Alvian sebagai ketua kelompok, biasanya bertugas untuk mengecek dan  mengirim email yang berisi tugas kelompok kami kepada dosen. Sedangkan untuk mempermudah distribusi data ke seluruh anggota kelompok, biasanya kami menggunakan mediafire,karena mudah dalam kontribusinya dan media fire paling userr friendly dalam penggunaany, sehingga anggota kelompok dapat mendownload sendiri data-data yang diperlukan.
*Kami juga menentukan suatu hari dalam seminggu (random,dan  tidak tentu)sebagai hari pertemuan untuk membicarakan dan mengupdate tugas.

-Pembagian tugas
* Kami menunjuk seseorang sebagai koordinator dalam tugas dan seseorang yang bertugas untuk  finishing dalam pekerjaan kelompok.  Penunjukkan juga dilakukan secara adil dan dirotasi, sehingga tidak ada satu orang pun yang terus-terusan ditunjuk menjadi koordinator, penunjukkan orang tersebut juga dirotasi sehingga setiap orang pasti akan mendapatkan giliran menjadi koordinator atau finishing.
*Sedangkan tugas untuk mencari  dan mengumpulkan data menjadi tanggung jawab keseluruhan  anggota kelompok yang lainnya, sehingga tidak ada satu orang pun yang saling menunggu untuk mengerjakan, agar semua anggota aktif dalam proses pengerjaan tugas.
*Apabila ada tugas yang menuntut suatu keterampilan tertentu, biasanya kami melimpahkan tugas tersebut kepada anggota yang memang memiliki kapasitas di bidang tersebut sehingga tugas tersebut tidak memberatkan dan kita tetap membantu mereka aagar pekerjaan tersebut tidak dibebankan oleh 1 orang saja. Karena sangat memberatkan bagi anggota apabila diberikan tugas yang tidak sesuai dengan kemampuannya. Misalnya di kelompok kami, yang biasanya memimpin presentasi ialah Robby, karena di antara teman-teman lainnya, Robby merupakan yang paling pandai mempresentasikan pekerjaan kelompok.
*Menurut Jefry,dia sangat cocok menjadi Koordinator Blog karena pekerjaan itu cukup seru,dan sampai sekarang pun blog kami berguna untuk pengumpulan atau share-share hasil kerja.
 
-Kejar tayang
*Apabila kami dikejar deadline di tengah kesibukan, maka tak jarang kami harus menyelesaikan tugas tersebut hingga larut malam, agar tugas tersebut sudah siap keesokan paginya.
*TerKadang kami membagi-bagi lagi pekerjaan yang belum selesai kepada anggota lain yang sudah selesai dengan tugasnya, agar tugas tersebut dapat diselesaikan lebih cepat.
*Kami juga terkadang meminta pendapat dan refernsi dari orang lain sebagai masukan yang baik untuk mengerjakan tugas sehingga kita bisa mengecek kesalahan kita dan membuat tugas kami bener-bener menjadi matang dan siap dikumpulkan
-Pembuatan kelompok
*Pembuatan Kelompok di pilih pada pertemuan kedua secara langsung oleh dosen berbeda,tetapi entah mengapa beliau menjadi pengajar kami hingga akhir,beliau adalah bapak Muhammad Nur Latief, dan nama” member kelompok kami  adalah Alvian Osalindo, Andreas Martin, Fransiskus Martin, Herryawan Yulianto, Pribadi Chandra , Widjana Dewi, Patrick Setiawan, Jefry, Kelvin Pratama dan Robby Lauwang
*Dilihat” dari anggota tiap kelompoknya,kami menarik kesimpulan bahwa setiap kelompok di acak berdasarkan tinggi rendahnya IP
*Pada awalnya ketika pembagian kelompok,nama saya tidak dipanggil”(*sedihnya),hingga saat itu saya bertanya kepada pak dosen,”pak,kok nama saya tidak dipanggil??”,ternyata nama saya terlewat dari pandangannya pada saat itu,pada akhirnya pak dosen menyuruh saya pilihan ingin masuk ke dalam kelompok 1 atau kelompok 7,dan pastinya saya lebih berminat ke kelompok 1,karena melihat anggota kelompok 7 yang suram,akhirnya saya pun masuk ke kelompok 1.
*Dan pada saat saya masuk kedalam kelompok,ternyata Tiap-tiap anggota sudah tidak begitu asing satu sama lain bagi saya,karena sudah satu kelas selama kurang lebih 1 tahun semenjak semester 1 dan 2 walau ada juga yang belum mengenal 1 sama lain,tetapi kadang mereka hanya tidak mengetahui nama saja,akibat kurangnya berinteraksi dengan orang tersebut,dan memang saya juga semenjak semseter 1-2 berteman dengan orang yg itu” saja
*Setelah pembagian kelompok selesai kami duduk per kelompok dan mulai mengenal tiap anggota 1 per 1 dan tidak hanya nama tapi juga tempat tinggal dan mencatat nomor HP dan Dosen kami menanyakan ke tiap-tiap anak
*Kesan pertama saya sebagai anggota kelompok terhadap dosen ialah dosen ini baik, terbuka, menjelaskan dengan cerita” dengan bahasa sehari” dan membuat saya atau mungkin teman-teman sekelas jg mengerti apa yg beliau terangin, humoris, fleksibel dan asik terhadap mahasiswa, sehingga menghilangkan jarak di antara dosen dan mahasiswa, membuat kami sebagai mahasiswa merasa lebih nyaman mengikuti materi dan perkuliahan.

-Memahami kelompok
*Menurut Jefry,Saya yakin dan percaya bahwa seluruh anggota kelompok saya adalah orang-orang yang aktif, orang-orang yang mau berusaha, orang” pintar,dan pastinya teman-teman dikelompok saya adalah  orang-orang yang mau bekerja keras dan tidak pantang menyerah.
*Menurut Jefry, yang ia kenal dekat dalam kelompok tsb awalnya adalah hanya Patrick setiawan,karena patrick setiawan pernah 1 kelompok dengan jefry,sedangkan yang lain sudah kenal nama,tapi lebih akrabnya sewaktu dikumpulkan kedalam kelompok dan lebih mengenalnya lagi setelah meminta no.hp,pin BB *buat yang ada,dan account facebooknya masing-masing,setelah itu kita juga sering kumpul di depan kelas untuk membicarakan tentang tugas ataupun kadang kita juga bercanda-canda untuk lebih kenal satu sama lain.
*Menurut Jefry, Alvian merupakan Ketua yang baik dan dy inti dari semua kelompok kami,pengagas ide gitu deh,di dalam kelompok kami alvian yang mampu berpikir kritis sehingga dapat memimpin dan membimbing jalan pemikiran dalam kelompok,Alvian juga salah satu anak yang punya IP tertinggi di kelas. Orangnya juga rajin dan kerja keras, ,makanya alvian cocok kita jadikan seorang ketua dikelompok kami .begitu juga dengan Fransiskus Martin, ia juga seorang yang rajin dan ulet dalam bekerja,dan ia juga humoris dalam pembawaan tanggapannya,jadi seperti saya yang agak sedikit lama nangkepnya bisa cepet nangkep dengan pembawaan seperti itu. Ia juga mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompok.
*Menurut Jefry,sewaktu dulu dia tidak begitu kenal semuanya,dan hanya sekedar tahu saja, yang hanya bener-bener dikenal adalah patrick setiawan,karena sewaktu dikelas 01PIM yang hanya saya kenal patrick,setiawan,randy ardhian,budi lesmana dan fernando,bersama danny setiawan kami 1 kelompok. Saya Mengenal Andreas Martin karena kita semenjak semester dua sudah sekelas dan terkenal dengan sebutan “Bos”.Dan menurut saya, andreas martin orangnya aktif,jago presentasi didepan orang tanpa canggung. Semenjak kita bergabung bareng dalam kelompok ini, saya menjadi tahu bahwa andreas martin juga memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus dan baik. Karena selama dalam kelompok, andreas martin juga bisa memimpin dan mengorganisir anggota kelompok,dan dalam  pembagian tugas-tugas ke kelompk kami dy membaginya dengan baik sehingga tidak ada satu pun pekerjaan yang terbengkalai baik buat dy sendiri maupun kelompok kami itu sendiri,inisiatif dy pun dapat acungan jempol karena setiap ada tugas,andreas martin memberikan banyak referensi dan jarang sekali ada referensinya yang gk dipakai,karena bagus-bagus semua untuk jadi bahan tugas kami. Begitu juga dengan Herryawan dan Pribadi, mereka dapat membuat suasana kelompok jadi lebih seru dan gk ngebosenin pokoknya yang membuat kelompok dapat lebih membaur satu sama lain,Robby lauwang adalah sosok yang paling hebat dalam mempresentasikan dengan kalimat-kalimatnya yang baik disetiap presentasi. Sedangkan satu-satunya anggota wanita di kelompok kami, yaitu Widjana Dewi, menurut saya ia sekretaris yang baik,jadi tukang tulis-tulis gitu,jadi semua orang dikelompok kami dapat mengisi kekurangan-kekurangan dan saling menutupi kekurangan,itulah yang menjadikan kelompok kami tetap bisa mengerjakan tugas apapun dengan baik.

-Mempererat kelompok
*Sepulang dari kelas,kami suka berkumpul dulu dikelas guna merencanakan pembagian tugas,kadang juga kita berkumpul untuk mengerjakan tugas sampe tugas tersebut benar-benar selesai.
*Kami juga sering bermain futsal bersama di tempat bermain futsal yang tidak jauh dari Binus, dan dikoordinasi oleh Alvian. Walaupun beberapa orang lainnya sering tidak ikut,dan terlebih lagi hanya untuk cowok,jadinya widjana dewi gk bisa ikut bermain.
*Menurut Jefry, Saya mengenal Herryawan semenjak herryawan menjadi aktivis di KMBD,dy merupakan aktivis yang rajin diorganisasi,semenjak itu setiap ada event kita selalu ketemu dan terkadang juga membahas tentang pelajaran dan bisa mengenal Pribadi Chandra,karena dy terbilang orang yg bisa kenal sama sapa aja,aktif dalam bergaul

-Cari Inspirasi
*Hampir sebagian besar data yang kami cari dengan cara search dari googling.
*setelah dicari kadang kita share juga,dengan cara upload ke mediafire sebelumnya agar hanya tinggal share melalui sebuah link dan didownload sendiri-sendiri
*Terkadang inspirasi kami tersebut juga datang dari pengalaman pribadi masing-masing anggota kelompok.

-Meeting
*Dikarenakan keterbatasan waktu dan jarak antar seluruh kelompok, maka kami memutuskan untuk menggunakan komunikasi yang lebih efektif dibanding mengandalkan waktu pertemuan tatap muka di kampus. Biasanya kami berkomunikasi satu sama lain melalui MSN messenger, BBM, e-mail, dan media fire sebagai sarana upload. Tetapi kami juga tetap melakukan pertemuan langsung. Biasanya setelah mata kuliah KM berakhir, karena waktunya cukup panjang dan masih siang. Atau kadang kala mempergunakan waktu day off.
*Biasanya pertemuan kami via MSN messenger dilakukan pada malam hari, di mana semua anggota kelompok telah lengkap berkumpul, dan kami semua dapat bersama-sama membahas tugas dan pekerjaan yang harus dikerjakan.
*Menurut Jefry,pertemuan sangat cocok bagi dia karena internet yang memadai dan selalu standby di depan computer
*Kami juga mempergunakan fitur message dan group chat di facebook untuk mendiskusikan bahan-bahan yang telah didapatkan, dan share referensi yang telah didapat agar dapat didiskusikan bersama-sama
 *Kadang kala kami juga membahas tugas saat makan bersama, sehingga dapat menghemat waktu.
-Cara bikinnya
*Biasanya kami melakukan pertemuan terlebih dahulu, segera sesudah tugas diberikan (setelah mata kuliah KM). Setelah pembagian tugas, kami menentukan deadline, sehingga tugas tsb dapat diselesaikan terlebih dahulu sebelum hari pengumpulan tiba. Dan kita kadang ada orang yang bertugas untuk finishing, kalo diselesaikan ddengan cepat orang tersebut jadinya tidak terburu-buru oleh deadline.
*Pengerjaan dilakukan di rumah masing-masing, contoh,melalui google untuk mengumpulkan datanya, mengumpulkan gambar, bertanya kepada anggota kelompok lain, dan lain-lain. Sehingga setiap orang sudah harus siap dengan bahannya masing-masing sebelum disatukan (apabila perlu untuk disatukan dalam hasil akhirnya).
*Setelah semua anggota siap dengan data masing-masing, data yang telah dikumpulkan tersebut kemudian disusun sesuai dengan format-fromat tugas yang diberikan.
*Media yang digunakan untuk pengumpulan data biasanya menggunakan e-mail dan uploadan dr media fire pastinya. Dan Alvian sebagai ketua kelompok, biasanya bertugas untuk mengecek dan  mengirim email yang berisi tugas kelompok kami kepada dosen. Sedangkan untuk mempermudah distribusi data ke seluruh anggota kelompok, biasanya kami menggunakan mediafire,karena mudah dalam kontribusinya dan media fire paling userr friendly dalam penggunaany, sehingga anggota kelompok dapat mendownload sendiri data-data yang diperlukan.
*Kami juga menentukan suatu hari dalam seminggu (random,dan  tidak tentu)sebagai hari pertemuan untuk membicarakan dan mengupdate tugas.

-Pembagian tugas
* Kami menunjuk seseorang sebagai koordinator dalam tugas dan seseorang yang bertugas untuk  finishing dalam pekerjaan kelompok.  Penunjukkan juga dilakukan secara adil dan dirotasi, sehingga tidak ada satu orang pun yang terus-terusan ditunjuk menjadi koordinator, penunjukkan orang tersebut juga dirotasi sehingga setiap orang pasti akan mendapatkan giliran menjadi koordinator atau finishing.
*Sedangkan tugas untuk mencari  dan mengumpulkan data menjadi tanggung jawab keseluruhan  anggota kelompok yang lainnya, sehingga tidak ada satu orang pun yang saling menunggu untuk mengerjakan, agar semua anggota aktif dalam proses pengerjaan tugas.
*Apabila ada tugas yang menuntut suatu keterampilan tertentu, biasanya kami melimpahkan tugas tersebut kepada anggota yang memang memiliki kapasitas di bidang tersebut sehingga tugas tersebut tidak memberatkan dan kita tetap membantu mereka aagar pekerjaan tersebut tidak dibebankan oleh 1 orang saja. Karena sangat memberatkan bagi anggota apabila diberikan tugas yang tidak sesuai dengan kemampuannya. Misalnya di kelompok kami, yang biasanya memimpin presentasi ialah Robby, karena di antara teman-teman lainnya, Robby merupakan yang paling pandai mempresentasikan pekerjaan kelompok.
*Menurut Jefry,dia sangat cocok menjadi Koordinator Blog karena pekerjaan itu cukup seru,dan sampai sekarang pun blog kami berguna untuk pengumpulan atau share-share hasil kerja.
 
-Kejar tayang
*Apabila kami dikejar deadline di tengah kesibukan, maka tak jarang kami harus menyelesaikan tugas tersebut hingga larut malam, agar tugas tersebut sudah siap keesokan paginya.
*TerKadang kami membagi-bagi lagi pekerjaan yang belum selesai kepada anggota lain yang sudah selesai dengan tugasnya, agar tugas tersebut dapat diselesaikan lebih cepat.
*Kami juga terkadang meminta pendapat dan refernsi dari orang lain sebagai masukan yang baik untuk mengerjakan tugas sehingga kita bisa mengecek kesalahan kita dan membuat tugas kami bener-bener menjadi matang dan siap dikumpulkan

Tugas akhir KM(Robby)

-Pembuatan kelompok
*Pada saat pembuatan kelompok robby sebenarnya sudah mempunyai rencana untuk membuat kelompok dengan siapa , tetapi dengan terpaksa kelompok sudah di atur oleh dosen.
*Sewaktu membagi kelompok robby sangat antusias sekali karena pembagian kelompok di dasarkan pada tinggi rendahnya IP.
*Robby berpikir akan terjadi persaingan antar kelompok yang ketat karena kelopmpok lain juga tidak ingin kalah dengan kelompok kami.
*Sewaktu di kelompok robby di minta untuk meminta menghapalkan dan meminta tengtang no hp dan tempat tingal kelompok kami, robby berpikir tadinya tidak usah di hapalkan sama sekali tetapi karena ngerinya dosen jadi terpaksa d, di sinilah interaksi di mulai.
*Robby sangat kaget sekali karena tempat tingal dari kelompok kami sangatlah berjauhan, ada yang di sunter(patrik),lebak bulus(andreas), depok(robby), grogol(alvian),bekasi(jeffry), jongol(kelvin), kelapa gading(herry) dll. Tadinya robby berpikir jika ada tugas susah untuk di koordinir karena rumah kelompok 1 yang berjauhan
*Menurut Robby kelompok 1 mempunyai kelebihan masing masing tetapi pertama ada masalah karena ada beberapa yang cenderung pasif mungkin karena belum terbiasa
-Memahami kelompok
*Robby pertama kali memperkirakan akan terjadi hubungan yang kurang lancar karena  kurang interaktifnya hubungan di dalam kelompok
*Menurut robby yang memegang kunci dalam kelompok adalah ketua kelompok kami yaitu Alvian Osalindo, yang sudah robby kenal karena sudah merupakan teman sekelas dari semester 1. Begitu juga dengan Kelvin yang sudah saya kenal karena sekelas dari smt 1 , tetapi robby lebih mengenal Kelvin dari game point blank. Begitu juga dengan patrik walaupun sempat sekelas pada smt 1 tetapi kami tetap berhubungan melalui game jadi tidak ada putus contact. Herry, pribadi dan martin  sudah juga sudah robby kenal karena merupakan teman belajar sewaktu semester 1, khusus untuk martin dial ah yang mengajarkan robby programing. Untuk yang pertama kali robby kenal adalah dewi, andreas martin, perta,a kali mengenali mereka robby mengira mereka adalah orang yang pendiam. Menurut robby, jeffry merupakan the lucky man karena lolos dari lubang jarum yang bisa mempengaruhi nilainya pada pelajaran ini.
*Robby menilai pertama kali melihat jeffry dia seperti minder sendiri atau seperti merasa ga enak terhadap kami. Tetapi kelompok 1 mencoba untuk mengikutsertakan jeffry dalam tugas, walaupun saya merasa tugas yang di bebani ke jeffry cukup berat.haha.. Tapi jeffry menunjukan karakter yang tak pernah menyerah dan mau berusaha itulah yang membuat kelompok 1 takjub akan kegigihan jeffry.
-Mempererat kelompok
*cara kelompok kami mempererat kelompok cukup unik di mulai dari seringnya kami makan bersama sama dari situlah kami mempererat hub kelompok kami, abis pelajaran KM pasti makan di kwetaiuw 79. Di tambah lagi dengan saling mengingatkan antar kelompok yang bermula dari sms ataupun membuat grup di facebook maupun blog yang bisa dengan mudah mengingatkan sesame angota, dari hal yang kecil itulah hub antar angota kelompok semakin erat.
*Cara lain kami mempererat kelompok adalah dengan cara bersenda gurau, mulai dari hobi main game online bersama di dalam game tersebut kita bukan hanya untuk kesenangan tetapi melatih otak dan strategi kekompakan dalam bermain karena game online itu juga kami bisa semakin dekat karena semakin mengerti sifat antar angota.
*Kami  melihat terjadinya hub “PDKT” antara Alvian dengan Dewi, sunguh kocak , lucu karena dengan PDKT nya Alvian kami jadi bisa mengosipi ALVIAN dengan DEWI. Untuk hub yang lebih jelasnya bisa di tanyakan kepada orang yang bersangkutan apakah hub PDKT tersebut mau di lanjutkan atau tidak. ^^v

-Cari Inspirasi
*di sini robby sering mencari inspirasi di saat sedang dekat dengan teman teman seperti budi lesmana, Patrick setiawan , Fernando, randhy ardian, danny setiawan, Robert, alvian osalindo. Di saat kita sedang berkumpul inilah biasanya robby tercetus beberapa ide untuk tugas pengerjaan kelompok, misalnya saja sewaktu di berikan tugas oleh dosen untuk membuat P-File(personal file) waktu itu kami sedang berkumpul dan makan bersama pada saat itu kami sedang mengobrol tentang topik SMA, dari situlah tercetus ide bahwa garis besar P-File kami tentang masa masa SMA kami, dari nothing to be something. Robby sempat berdiskusi ke Patrick setiawan sebelum mengemukakanya ke kelompok. Setelah Robby menjelaskan semua detail inspirasinya, patrik ternyata tertarik dan setuju tentang ide robby.
*Menurut Robby sangat menarik sekali cara yang di lakukan untuk mencari inspirasi di kelompok 1, mulai dari Robby yang suka mengeluarkan ide ide dan di bantu patrik setiawan yang mempertimbangkan bisa tidaknya ide itu berjalan lalu ada Andreas Martin yang bisa memaparkan langkah langkah yang jelas dari tugas tersebut  lalu di dukung oleh Dewi yang bertindak sebagai sekertaris atau juru tulis dan angota lainya yang mendukung penuh tentang rencana rencana kerja itu dan semua itu tidak terlepas dari Alvian Osalindo sebagai ketua kami yang memandu kami bagaimana menjalankan tugas kami
*Dalam pencarian Inspirasi robby juga menerima bantuan dari dosen karena dosen selalu bercerita yang bisa membangkitakan inovasi dan imajinasi yang membuat Robby bisa dengan mudah mencari inspirasi

-Meeting
*Meeting atau rapat biasanya di lakukan di sela sela istirahat pelajaran, di sela sela istirahat kita biasanya ada rapat kecil yang mendiskusikan tentang apa tema kita(jadi belum masuk ke apa yang mau kita kerjakan untuk tugas). Rapat yang di lakukan sewaktu istirahat biasanya penuh candaan dan senda gurau antar angota kelompok. Rapat biasanya di gelar kembali setelah jam pelajaran selesai biasanya Alvian Osalindo memimpin jalanya rapat, biasanya Robby dan Patrik setiawan memberikan ide dan di diskusikan terlebih dahulu baik dan buruknya, pada saat rapat biasanya terdapat adu argumentasi antar anggota di mulai dari ketidaksetujuan ide dan sampai menanyakan bagaimana langkah langkah detailnya sebelum mengambil keputusan.
*Pemangilan atau perencanaan rapat biasanya di gagas oleh ketua kami yaitu Alvian, walupun terkadang tidak semua angota bisa hadir dalam rapat karena adanya urusan tetapi setiap anggota mengusahakan untuk hadir dalam rapat supaya bisa mengerti langkah yang akan di ambil kelompok 1

-Cara bikinnya
*Kelompok kami melakukan cara bikin tugas dengan unik di mulai dari pergiliran jadwal penangung jawab untuk tugas dan iseng iseng yang menjebak yaitu menetapkan siapa yang terakhir mengumpulkan dialah yang akan bekerja lebih berat, di samping mempererat hubungan. Dengan adanya peraturan yang bisa di bilang aneh itu memicu setiap anggota kelompok untuk beradu cepat membuat tugas. Peraturan itu di buat karena kelompok kami mempertimabangkan untuk sesegera mungkin menyelesaikan tugas sebelum deadline yang di tentukan.
*Menurut Robby cara kerja masing masing anggota di kelompok 1 juga menarik karena di mulai dari Alvian yang sering mengumpulkan terlebih dahulu dan di jadikan bahan acuan untuk mengerjakan bagi anggota yang lainya, dan Hery lah yang sering mengatakan ”butuh inspirasi”. Biasanya yang terkena hukuman adalah KeLvin pratama ataupun jeffry.
-Pembagian tugas
*Pembagian tugas kelompok kami cukuplah beragam di mulai di cocokan dari keahlian masing masing, di mulai dari robby yang bertugas sebagai presentator dan alvian sebagai pengatur pembagian tugas. Lalu ada jeffry yang bertugas untuk membuat blog, grup facebook, ke semua grup itu merupakan tanggung jawab jeffry. Lalu ada Martin yang menguraikan tugas tugas antar angota secara detail di bantu dengan pribadi , herry dan Kelvin.Dan juru tulis kami adalah Dewi, Patrik bertugas ebagai tahap finishing , atau mengubah dalam bentuk presentasi karena dia mempunya keahlian dalam merancang suatu desai presentasi supaya bisa enak dilihat dan di presentasikan
-Kejar tayang
* Menurut Robby dalam proses inilah terlihat keahlian dari masing masing angota kelmpok 1, karena dalam kejar tayang inilah setaip angota mengeluarkan kelicikan mulai dari copas (copy&paste) lalu merubah sedikit kerjaan orang lain.
*Untuk memenuhi jadwal deadline kelompok kami, tak jarang kami saling mengancam, dalam artian kalau tidak selesai pada jadwal kelompok yang di tentukan, dial ah yang akan menangung sisa pekerjaan tugas tersebut dan terbukti usaha itu berhasil.

Tugas akhir KM(Herryawan)

Pembuatan kelompok
Point ini merupakan kesan pertama kali yang saya dapat pertama kali dalam pelajaran Knowledge Management ini. Kelompok paling pertama ini beranggotakan Alvian Osalindo, Andreas Martin, Fransiskus Martin, Herryawan Yulianto, Pribadi Chandra, Patrick Setiawan, Widjana dewi, Robby Lauwan, Kelvin Pratama, dan Jeffry.
Setelah semua kelompok selesai dibacakan, disini saya menarik kesimpulan bahwa kelompok ini dibagikan berdasarkan IP, tidak tahu benar atau tidak, yang pasti dalam pembagian kelompok ini terlihat seperti itu
Pada awalnya kelompok kami terdiri 9 orang, dimana jeffry belum masuk ke kelompok kami, ketika ditanyakan ternyata jeffry belum terdaftar di kelompok manapun, jadi dia dimasukan ke dalam kelompok kami. Justru hal ini lebih membuat kelompok saya menjadi lebih erat dengan bertambahnya satu orang, dimana dalam pelajaran ini, kita harus saling membagi knowledge yang kita miliki.
Hal - hal suka nya mungkin dimana kelompok saya beranggotakan orang - orang yang ramah, humoris, mampu bekerja sama, saling bertanggung jawab, dll. Mungkin hal ini disebabkan saya telah mengenal mereka dari semester – semester lalu.
Hal duka nya, sebenarnya tidak ada, mungkin kurangnya kebebasan kita untuk memilih anggota kelompok sendiri, tetapi hal ini tidak akan menjadikan suatu alasan yang pasti. Yang jelas sebagian besar saya suka dengan pembuatan kelompok ini.

Memahami Kelompok
Dalam memahami anggota kelompok bukannlah hal yang mudah, saya sendiri harus melihat bagaimana cara pandang seseorang, agar kita tidak salah dalam memahami seseorang. Namun dikarenakan sebagian besar anggota kelompok saya adalah orang – orang yang pekerja keras dan mampu bekerja dalam satu tim, hal ini tidak menyulitkan saya untuk memahami karakteristik seseorang.
Dalam hal menghasilkan suatu ide dalam pembuatan suatu tugas, Alvian osalindo ini mampu memikirkan ide yang cocok dengan mudah, disamping itu dibantu dengan anggota – anggota yang lain seperti  Fransiskus martin dan Patrick setiawan. Dalam urusan analisa dan humoris(untuk mencairkan suasana) saya, Pribadi Chandra dan Kelvin Pratama berperan di sini. Dalam pengerjaan ada Widjana dewi, Andreas Martin, serta Jeffry(sebagai penyempurna tugas). Dan tidak lupa dengan peran yang penting dari Robby Lauwang yang mampu menjelaskan dengan detil semua yang telah kita buat.
Semua saling memahami, dimana salah satu orang memiliki kekurangan, yang lain ikut dalam membantu mencari solusi, dan memotivasi untuk terus berusaha. Seperti Widjana dewi yang gugup untuk berbicara didepan umum, dikarenakan ia seorang yang pendiam di kelompok kami, disini kami mencoba men share apa yang harus dilakukan ketika seseorang gugup, atau mencari solusinya. Robby merupakan seseorang yang mampu menjelaskan dengan baik, ia tidak gugup jika disuruh berbicara didepan umum, maka robby kami jadikan patokan sebagai sosok orang yang harus dicontoh olehnya. Tidak dengan itu saja, kami juga menyupport ia, memberikan motivasi agar ia berani berbicara di depan umum.


Mempererat Kelompok
Sebenarnya banyak cara yang kami lakukan untuk mempererat kelompok kami, dengan hal – hal kecil seperti memberikan julukan kepada masing – masing anggota kami, seperti Kelvin pratama dengan sebutan “Papi” atau Andreas Martin dengan sebutan “Bos”, sampai dengan mengadakan permainan futsal setiap minggunya. Diamana diprakasai oleh Alvian osalindo, tetapi dalam hal ini lebih ke arah yang luas, yaitu dalam cakupan satu kelas. Tidak hanya itu, sering juga kemi menjadikan teman kami sebagai lelucon, seperti jeffry dan alvian osalindo, tetapi kami mengetahui batasan – batasan becanda, jangan sampai menyakiti perasaan seseorang karena suatu hal yang sepele.
Dengan diadakannya acara – acara seperti ini, hubungan kami semakin erat, tidak hanya mempererat hubungan sesama  anggota kelompok, tetapi juga dengan teman satu kelas.

Mencari Inspirasi
Hal ini sangat sering kita lakukan, tidak hanya dalam pengerjaan tugas, tetapi dalam pembuatan suatu kegiatan untuk mempererat hubungan kelompok pun harus dilakukan. Biasanya pertama – tama kami akan mencari inspirasi dari diri masing – masing, ketika hal tersebut kami rasa tidak dapat menemukannya, kita mencoba mencari solusi dengan cara bertukar pendapat, dimana hal ini memungkinkan untuk memunculkan suatu inspiraasi dengan mudah dan inovatif. Jika kami rasa cukup sulit dalam menentukan inspirasi, kami akan menggunkan bantuan “Om Google” dalam mencari inspirasi tersebut. Bisa juga melalui blog – blog orang , ataupun berdasarkan materi yang telah diajarkan.
Kembali lagi, semua yang kami dapat, akan kami rundingkan kembali, sebelum menjadi topic utama dalam pembuatan suatu tugas ataupun mengadakan suatu kegiatan.

Berkumpul/meeting
Yang pasti dalam pembuatan tugas ini adalah berkumpul, atau mengadakan meeting agar kami semua dapat membahas tugas tersebut secara bersama – sama. Karena tidak semua berlokasi tempat tinggal yang sama, maka dari itu kami mencoba memanfaatkan waktu, seperti pulang kuliah untuk berkumpul sejenak lalu membahas tugas. Yang pasti media elektronik dan media internet menjadi suatu alat untuk mengkomunikasikan kami semua, seperti BBM, MSN/alat chat lainnya, e-mail, media upload yang digunakan, dan yang paling utama adalah Facebook.
Pertemuan melalui media  - media ini biasanya dilakukan pada malam hari, karena semua kesibukan kami usahakan selesai pada malam hari, sehingga kami dapat membahas tugas dengan leluasa tanpa harus diganggu oleh kesibukan lainnya. Hal ini sangatlah efektif dan menghemat waktu, namun kurang terasa hubungan erat antar kelompok, maka dari itu kami sering melakukannya pada kegiatan – kegiatan yang kami adakan, untuk menghilangkan perbedaan waktu dan tempat.

Pembagian Tugas
Dalam pembagian tugas, kami telah menentukannya sejak awal, semua dari kita harus mencari atau membuat suatu jawaban mengenai topic yang sedang dibahas, setelah itu kami akan mencoba menganalisa dimana jawaban yang terbaik, dan jawaban yang inovatif, terkadang kami juga menggabungkan semua jawaban, agar jika dibaca, masing – masing dari kira tahu, bahwa seseorang memiliki pemikiran berbeda – beda.
Dalam pembuatan tugas, biasanya dibagi menjadi 2, yaitu hasil mentah dan hasil jadi. Biasanya kami berkumpul terlebih dahulu, dan salah satu orang mencatat apa yang telah kami sampaikan, lalu semua itu dicoba untuk dijadikan suatu jawaban dari tugas yang dibuat, lalu setelah itu salah satu orang, biasanya Jeffry akan membuat hasil jadinya, dia yang akan membuat hasil mentah tersebut menjadi hasil jadi, yang sebelumnya kami edit – edit terlebih dahulu.

Cara bikinnya
Sama hal nya dengan pembagian tugas, dimana kami akan merundingkan terlebih dahulu apa yang akan kami buat, lalu masing – masing dari kita membuat suatu sample jawaban masing – masing yang nantinya akan di bahas lagi. Kemudian setelah dikumpulkan pada satu orang, biasanya Patrick, Alvian, Atau Jeffry, lalu mereka akan mengedit – edit semua jawaban yang telah kami berikan, dan menjadikan suatu hasil yang akan dikumpulkan nantinya.
Melalui internet dan kembali lagi kepada “Om Google” kami mencari semua bahan – bahan tersebut, tanpa menunda – nunda waktu, biasanya kami menetapkan deadline, biasanya batasan pada hari minggu untuk pengumpulan tugas, yang pada akhirnya akan membuat kita menjadi disiplin dan tidak terburu – buru dalam membuat tugas jika sudah dekat dengan deadline. Hari – hari luang kami manfaatkan untuk membaca dan mencerna apa yang telah kita buat, sebelum nantinya akan dikumpulkan.

Kejar tayang
Dalam hal ini sebenarnya kami jarang dalam hal terburu – buru dalam mengerjakan tugas, mungkin jika itu terlupakan, tetapi jika hal ini terjadi, maka kami pun harus menyelesaikannya walaupun sering kali hingga pagi menjelang, tugas baru selesai, hal ini terjadi jika kami benar – benar sibuk pada minggu tersebut.
Yang diutamakan pastinya tugas yang dipecah – pecah perorangan agar cepat terselesaikan, karena tidak sempatnya untuk mengambil jawaban dari masing – masing anggota, maka kami harus memakai cara alternative ini. Tak jarang juga sampai dengan menanyakan hal ini ke teman – teman lain, karena kami melakukan segala hal dengan maksimal agar tugas tersebut dapat selesai tepat waktu.