Kamis, 10 Februari 2011

Tugas terakhir KM (1300 kata)


 Patrick Setiawan

-Pembuatan kelompok
*Pembuatan Kelompok di pilih secara langsung oleh dosen kami dimana kelompok kami  adalah Alvian Osalindo, Andreas Martin, Fransiskus Martin, Herryawan Yulianto, Pribadi Chandra , Widjana Dewi, PatrickJeffry, Kelvin Pratama dan Robby Lauwang Setiawan,
*Melihat  dari anggota tiap kelompoknya,kami menarik kesimpulan bahwa setiap kelompok di acak berdasarkan tinggi rendahnya IP
*Pada awalnya kelompok kami hanya 9 orang,tetapi pada akhir pembagian kelompok Jeffry masuk ke kelompok kami sehingga kami berjumlah 10 orang
*Tiap-tiap anggota sudah tidak begitu asing satu sama lain karena sudah satu kelas selama kurang lebih 1 tahun semenjak semester 1 dan 2 walau ada juga yang belum mengenal 1 sama lain,tetapi kadang mereka hanya tidak mengetahui nama saja,akibat kurangnya berinteraksi dengan orang tersebut
*Setelah pembagian kelompok selesai kami duduk per kelompok dan mulai mengenal tiap anggota 1 per 1 dan tidak hanya nama tapi juga tempat tinggal dan mencatat nomor HP dan Dosen kami menanyakan ke tiap-tiap anak
*Kesan pertama kami sebagai kelompok terhadap dosen ialah dosen ini baik, terbuka, piawai dalam menjelaskan, humoris, fleksibel dan ramah terhadap mahasiswa, sehingga menghilangkan jarak di antara dosen dan mahasiswa, membuat mahasiswa merasa lebih nyaman mengikuti materi dan perkuliahan.
*Menurut Patrick Setiawan, ia menyukai kelompok ini karena semua anggota kompak dan dapat bekerja sama dengan baik. Tidak ada anggota kelompok yang pasif, semua anggota juga aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan kelompok, sehingga menciptakan suasana kelompok yang menyenangkan dan solider.

-Memahami kelompok
*Kami percaya bahwa seluruh anggota kelompok kami adalah orang-orang yang aktif, orang-orang yang mau berusaha, orang-orang yang mau bekerja keras dan tidak pantang menyerah.
*Menurut Patrick Setiawan, yang ia kenal dekat dalam kelompok tsb awalnya adalah Alvian Osalindo, Fransiskus Martin, Jeffry, Kelvin Pratama dan Robby Lauwang. Mengenal Alvian Osalindo  pertama kali karena sudah sekelas semenjak semester pertama dan sering bertemu di parkiran motor. Sementara mengenal Fransiskus Martin dan Jeffry karena sudah pernah satu kelompok dengan mereka di semester satu dan dua. Sedangkan mengenal Kelvin Pratama dan Robby Lauwang melalui game Point Blank melalui perantara Budi Lesmana.
*Menurut Patrick Setiawan, Alvian merupakan pemikir utama dalam kelompok kami karena mampu berpikir kritis sehingga dapat memimpin dan membimbing jalan pemikiran dalam kelompok. Alvian juga merupakan salah satu anak dengan IP tertinggi di kelas. Orangnya pun rajin dan ulet. Sama halnya dengan Fransiskus Martin, ia juga seorang pemikir yang rajin dan ulet dalam bekerja. Ia juga mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompok. Sedangkan Jeffry merupakan salah satu anggota kelompok kami yang pandai dalam urusan teknis, misalkan dalam tugas blog, ia merupakan salah satu yang memiliki kontribusi terbesar dalam pembentukan web. Meskipun Jeffry adalah anggota terakhir yang dimasukkan dalam kelompok kami, tapi kami merasa beruntung memiliki Jeffry sebagai salah satu anggota kelompok kami karena dedikasinya yang tinggi pada kelompok dan kontribusinya dalam kelompok patut diacungi  jempol.
*Menurut Patrick Setiawan,dengan anggota yang lainnya awalnya tidak begitu dekat, hanya sekedar tahu saja. Mengenal Andreas Martin dengan julukan ‘Boz’ semenjak semester dua.Dan menurut saya, ia merupakan sosok yang pandai, aktif, dan pandai berdeklamasi. Semenjak kami bergabung bersama dalam kelompok ini, saya menjadi tahu bahwa ia juga memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Karena selama dalam kelompok, ia mampu memimpin dan mengorganisir anggota kelompok dalam menjalankan tugas-tugasnya dengan baik sehingga tidak ada satu pun pekerjaan yang terbengkalai. Begitu juga dengan Herryawan dan Pribadi, mereka dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dalam kelompok sehingga seluruh anggota kelompok dapat membaur dengan baik. Sedangkan dengan satu-satunya anggota wanita di kelompok kami, yaitu Widjana Dewi, menurut saya ia sangat rajin dan mau berusaha.

-Mempererat kelompok
*Kami sering bermain futsal bersama di tempat bermain futsal dekat Binus, yang dikoordinasi oleh Alvian. Walaupun beberapa orang lainnya sering tidak ikut.
*Menurut Patrick Setiawan, semenjak mengenal Kelvin dan Robby, kami jadi sering bermain Point Blank bersama-sama. Bahkan tak jarang kami membicarakan mengenai tugas-tugas kelompok di dalam game tsb. Sementara semenjak mengenal Herryawan dan Pribadi Chandra, saya jadi mengetahui bahwa tempat kost Herryawan ternyata dekat dengan salah satu teman saya yaitu Danny. Saya juga sering main ke tempat kost mereka. Dan kami bertiga sering belajar bersama.
*Menurut Patrick Setiawan, Alvian Osalindo sering di panggil “sodokin” oleh robby dan Kelvin sehingga dia jadi ikut memanggilnya demikian ,begitu juga dengan  Andreas Martin dengan nama “Boz”, dan Fransiskus MarTin dengan nama “Gege-Man” serta Kelvin Pratama dengan sebutan “Papi” demikian lah nickname yang beredar di antara
 *Menggosipi Alvian dengan Widjana Dewi sempat popular di antara kami tetapi hanya sebentar,dan  Jeffry terkadang menjadi bahan bully-bully kami.


-Cari Inspirasi
*Hampir sebagian besar data yang kami cari melalui Google.
*Terkadang inspirasi kami tersebut juga datang dari pengalaman pribadi masing-masing anggota kelompok.

-Meeting
*Dikarenakan keterbatasan waktu dan jarak antar seluruh kelompok, maka kami memutuskan untuk menggunakan komunikasi yang lebih efektif dibanding mengandalkan waktu pertemuan tatap muka di kampus. Biasanya kami berkomunikasi satu sama lain melalui MSN messenger, BBM, e-mail, dan media fire sebagai sarana upload. Tetapi kami juga tetap melakukan pertemuan langsung. Biasanya setelah mata kuliah KM berakhir, karena waktunya cukup panjang dan masih siang. Atau kadang kala mempergunakan waktu day off.
*Biasanya pertemuan kami via MSN messenger dilakukan pada malam hari, di mana semua anggota kelompok telah lengkap berkumpul, dan kami semua dapat bersama-sama membahas tugas dan pekerjaan yang harus dikerjakan.
*Menurut Patrick Setiawan,pertemuan sangat cocok bagi dia karena internet yang memadai dan sering standby di depan komputer
*Kami juga mempergunakan fitur message dan group chat di facebook untuk mendiskusikan bahan-bahan yang telah didapatkan, karena jauh lebih mudah dan efektif.
 *Kadang kala kami juga membahas tugas saat makan bersama, sehingga dapat menghemat waktu.
-Cara bikinnya
*Biasanya kami melakukan pertemuan terlebih dahulu, segera sesudah tugas diberikan (setelah mata kuliah KM). Setelah pembagian tugas, kami menentukan deadline, sehingga tugas tsb dapat diselesaikan terlebih dahulu sebelum hari pengumpulan tiba. Dan orang yang bertugas untuk finishing tidak terburu-buru oleh deadline.
*Pengerjaan dilakukan di rumah masing-masing, misalkan mencari data melalui google, mengumpulkan gambar, bertanya kepada anggota kelompok lain, dan lain-lain. Sehingga setiap orang sudah harus siap dengan bahannya masing-masing sebelum disatukan (apabila perlu untuk disatukan dalam hasil akhirnya).
*Setelah semua anggota siap dengan data masing-masing, data yang telah dikumpulkan tersebut kemudian disusun sesuai dengan format tugas yang diberikan.
*Media yang digunakan untuk pengumpulan data biasanya menggunakan e-mail. Dan Alvian sebagai ketua kelompok, biasanya bertugas untuk mengirim email yang berisi tugas kelompok kami kepada dosen. Sedangkan untuk mempermudah distribusi data ke seluruh anggota kelompok, biasanya kami menggunakan mediafire, sehingga anggota kelompok dapat mendownload sendiri data-data yang diperlukan.
*Kami juga menentukan suatu hari dalam seminggu (random, tidak tentu)sebagai hari pertemuan untuk membicarakan dan mengupdate tugas.

-Pembagian tugas
* Kami menunjuk seseorang sebagai koordinator dalam tugas dan seseorang yang bertugas untuk  finishing dalam pekerjaan kelompok.  Penunjukkan juga dilakukan secara adil dan dirotasi, sehingga tidak ada satu orang pun yang terus-terusan ditunjuk menjadi koordinator, penunjukkan orang tsb juga dirotasi sehingga setiap orang pasti akan mendapatkan giliran menjadi koordinator atau finishing.
*Sedangkan tugas untuk mencari  dan mengumpulkan data menjadi tanggung jawab anggota kelompok yang lainnya, sehingga tidak ada satu orang pun yang saling menunggu untuk mengerjakan, semua anggota harus aktif dalam proses pengerjaan tugas.
*Apabila ada tugas yang menuntut suatu keterampilan tertentu, biasanya kami melimpahkan tugas tersebut kepada anggota yang memang memiliki kapasitas di bidang tsb sehingga tugas tersebut tidak memberatkan. Karena sangat memberatkan bagi anggota apabila diberikan tugas yang tidak sesuai dengan kemampuannya. Misalnya di kelompok kami, yang biasanya memimpin presentasi ialah Robby, karena di antara teman-teman lainnya, Robby merupakan yang paling pandai mempresentasikan pekerjaan kelompok.
*Menurut Patrick Setiawan,dia sangat cocok menjadi finishing sebanyak 2 kali karena pekerjaan itu cukup seru.yaitu di tugas paling pertama dan presentasi slide menyelesaikan edit gambarnya.

-Kejar tayang
*Apabila kami dikejar deadline di tengah kesibukan, maka tak jarang kami harus menyelesaikan tugas tersebut hingga larut malam, agar tugas tersebut sudah siap keesokan harinya.
*Kadang kala kami membagi-bagi lagi pekerjaan yang belum selesai kepada anggota lain yang sudah selesai dengan tugasnya, agar tugas tersebut dapat diselesaikan lebih cepat.
*Kami juga terkadang meminta pendapat dari pihak luar sebagai masukan yang baik untuk mengerjakan tugas sehingga tidak ada kesalahan yang bias mebunag-buang waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar