Pembuatan kelompok
Point ini merupakan kesan pertama kali yang saya dapat pertama kali dalam pelajaran Knowledge Management ini. Kelompok paling pertama ini beranggotakan Alvian Osalindo, Andreas Martin, Fransiskus Martin, Herryawan Yulianto, Pribadi Chandra, Patrick Setiawan, Widjana dewi, Robby Lauwan, Kelvin Pratama, dan Jeffry.
Setelah semua kelompok selesai dibacakan, disini saya menarik kesimpulan bahwa kelompok ini dibagikan berdasarkan IP, tidak tahu benar atau tidak, yang pasti dalam pembagian kelompok ini terlihat seperti itu
Pada awalnya kelompok kami terdiri 9 orang, dimana jeffry belum masuk ke kelompok kami, ketika ditanyakan ternyata jeffry belum terdaftar di kelompok manapun, jadi dia dimasukan ke dalam kelompok kami. Justru hal ini lebih membuat kelompok saya menjadi lebih erat dengan bertambahnya satu orang, dimana dalam pelajaran ini, kita harus saling membagi knowledge yang kita miliki.
Hal - hal suka nya mungkin dimana kelompok saya beranggotakan orang - orang yang ramah, humoris, mampu bekerja sama, saling bertanggung jawab, dll. Mungkin hal ini disebabkan saya telah mengenal mereka dari semester – semester lalu.
Hal duka nya, sebenarnya tidak ada, mungkin kurangnya kebebasan kita untuk memilih anggota kelompok sendiri, tetapi hal ini tidak akan menjadikan suatu alasan yang pasti. Yang jelas sebagian besar saya suka dengan pembuatan kelompok ini.
Memahami Kelompok
Dalam memahami anggota kelompok bukannlah hal yang mudah, saya sendiri harus melihat bagaimana cara pandang seseorang, agar kita tidak salah dalam memahami seseorang. Namun dikarenakan sebagian besar anggota kelompok saya adalah orang – orang yang pekerja keras dan mampu bekerja dalam satu tim, hal ini tidak menyulitkan saya untuk memahami karakteristik seseorang.
Dalam hal menghasilkan suatu ide dalam pembuatan suatu tugas, Alvian osalindo ini mampu memikirkan ide yang cocok dengan mudah, disamping itu dibantu dengan anggota – anggota yang lain seperti Fransiskus martin dan Patrick setiawan. Dalam urusan analisa dan humoris(untuk mencairkan suasana) saya, Pribadi Chandra dan Kelvin Pratama berperan di sini. Dalam pengerjaan ada Widjana dewi, Andreas Martin, serta Jeffry(sebagai penyempurna tugas). Dan tidak lupa dengan peran yang penting dari Robby Lauwang yang mampu menjelaskan dengan detil semua yang telah kita buat.
Semua saling memahami, dimana salah satu orang memiliki kekurangan, yang lain ikut dalam membantu mencari solusi, dan memotivasi untuk terus berusaha. Seperti Widjana dewi yang gugup untuk berbicara didepan umum, dikarenakan ia seorang yang pendiam di kelompok kami, disini kami mencoba men share apa yang harus dilakukan ketika seseorang gugup, atau mencari solusinya. Robby merupakan seseorang yang mampu menjelaskan dengan baik, ia tidak gugup jika disuruh berbicara didepan umum, maka robby kami jadikan patokan sebagai sosok orang yang harus dicontoh olehnya. Tidak dengan itu saja, kami juga menyupport ia, memberikan motivasi agar ia berani berbicara di depan umum.
Mempererat Kelompok
Sebenarnya banyak cara yang kami lakukan untuk mempererat kelompok kami, dengan hal – hal kecil seperti memberikan julukan kepada masing – masing anggota kami, seperti Kelvin pratama dengan sebutan “Papi” atau Andreas Martin dengan sebutan “Bos”, sampai dengan mengadakan permainan futsal setiap minggunya. Diamana diprakasai oleh Alvian osalindo, tetapi dalam hal ini lebih ke arah yang luas, yaitu dalam cakupan satu kelas. Tidak hanya itu, sering juga kemi menjadikan teman kami sebagai lelucon, seperti jeffry dan alvian osalindo, tetapi kami mengetahui batasan – batasan becanda, jangan sampai menyakiti perasaan seseorang karena suatu hal yang sepele.
Dengan diadakannya acara – acara seperti ini, hubungan kami semakin erat, tidak hanya mempererat hubungan sesama anggota kelompok, tetapi juga dengan teman satu kelas.
Mencari Inspirasi
Hal ini sangat sering kita lakukan, tidak hanya dalam pengerjaan tugas, tetapi dalam pembuatan suatu kegiatan untuk mempererat hubungan kelompok pun harus dilakukan. Biasanya pertama – tama kami akan mencari inspirasi dari diri masing – masing, ketika hal tersebut kami rasa tidak dapat menemukannya, kita mencoba mencari solusi dengan cara bertukar pendapat, dimana hal ini memungkinkan untuk memunculkan suatu inspiraasi dengan mudah dan inovatif. Jika kami rasa cukup sulit dalam menentukan inspirasi, kami akan menggunkan bantuan “Om Google” dalam mencari inspirasi tersebut. Bisa juga melalui blog – blog orang , ataupun berdasarkan materi yang telah diajarkan.
Kembali lagi, semua yang kami dapat, akan kami rundingkan kembali, sebelum menjadi topic utama dalam pembuatan suatu tugas ataupun mengadakan suatu kegiatan.
Berkumpul/meeting
Yang pasti dalam pembuatan tugas ini adalah berkumpul, atau mengadakan meeting agar kami semua dapat membahas tugas tersebut secara bersama – sama. Karena tidak semua berlokasi tempat tinggal yang sama, maka dari itu kami mencoba memanfaatkan waktu, seperti pulang kuliah untuk berkumpul sejenak lalu membahas tugas. Yang pasti media elektronik dan media internet menjadi suatu alat untuk mengkomunikasikan kami semua, seperti BBM, MSN/alat chat lainnya, e-mail, media upload yang digunakan, dan yang paling utama adalah Facebook.
Pertemuan melalui media - media ini biasanya dilakukan pada malam hari, karena semua kesibukan kami usahakan selesai pada malam hari, sehingga kami dapat membahas tugas dengan leluasa tanpa harus diganggu oleh kesibukan lainnya. Hal ini sangatlah efektif dan menghemat waktu, namun kurang terasa hubungan erat antar kelompok, maka dari itu kami sering melakukannya pada kegiatan – kegiatan yang kami adakan, untuk menghilangkan perbedaan waktu dan tempat.
Pembagian Tugas
Dalam pembagian tugas, kami telah menentukannya sejak awal, semua dari kita harus mencari atau membuat suatu jawaban mengenai topic yang sedang dibahas, setelah itu kami akan mencoba menganalisa dimana jawaban yang terbaik, dan jawaban yang inovatif, terkadang kami juga menggabungkan semua jawaban, agar jika dibaca, masing – masing dari kira tahu, bahwa seseorang memiliki pemikiran berbeda – beda.
Dalam pembuatan tugas, biasanya dibagi menjadi 2, yaitu hasil mentah dan hasil jadi. Biasanya kami berkumpul terlebih dahulu, dan salah satu orang mencatat apa yang telah kami sampaikan, lalu semua itu dicoba untuk dijadikan suatu jawaban dari tugas yang dibuat, lalu setelah itu salah satu orang, biasanya Jeffry akan membuat hasil jadinya, dia yang akan membuat hasil mentah tersebut menjadi hasil jadi, yang sebelumnya kami edit – edit terlebih dahulu.
Cara bikinnya
Sama hal nya dengan pembagian tugas, dimana kami akan merundingkan terlebih dahulu apa yang akan kami buat, lalu masing – masing dari kita membuat suatu sample jawaban masing – masing yang nantinya akan di bahas lagi. Kemudian setelah dikumpulkan pada satu orang, biasanya Patrick, Alvian, Atau Jeffry, lalu mereka akan mengedit – edit semua jawaban yang telah kami berikan, dan menjadikan suatu hasil yang akan dikumpulkan nantinya.
Melalui internet dan kembali lagi kepada “Om Google” kami mencari semua bahan – bahan tersebut, tanpa menunda – nunda waktu, biasanya kami menetapkan deadline, biasanya batasan pada hari minggu untuk pengumpulan tugas, yang pada akhirnya akan membuat kita menjadi disiplin dan tidak terburu – buru dalam membuat tugas jika sudah dekat dengan deadline. Hari – hari luang kami manfaatkan untuk membaca dan mencerna apa yang telah kita buat, sebelum nantinya akan dikumpulkan.
Kejar tayang
Dalam hal ini sebenarnya kami jarang dalam hal terburu – buru dalam mengerjakan tugas, mungkin jika itu terlupakan, tetapi jika hal ini terjadi, maka kami pun harus menyelesaikannya walaupun sering kali hingga pagi menjelang, tugas baru selesai, hal ini terjadi jika kami benar – benar sibuk pada minggu tersebut.
Yang diutamakan pastinya tugas yang dipecah – pecah perorangan agar cepat terselesaikan, karena tidak sempatnya untuk mengambil jawaban dari masing – masing anggota, maka kami harus memakai cara alternative ini. Tak jarang juga sampai dengan menanyakan hal ini ke teman – teman lain, karena kami melakukan segala hal dengan maksimal agar tugas tersebut dapat selesai tepat waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar