Fransiskus Martin
-Pembuatan kelompok
- pada awalnya kelas kami sudah membentuk kelompok yang anggota kelompoknya kami tentukan sendiri pada dosen yang sebelumnya. Tetapi, ketika bapak Latief menjadi dosen pengganti dari dosen yang sebelumnya, ia membuat kelompok baru yang anggotanya dipilih sendiri olehnya.
- pembuatan kelompok baru itu terdiri dari 7 kelompok dalam 1 kelas yang masing-masing kelompoknya terdiri dari 9-10 orang. Saya masuk dalam kelompok satu pada saat pembagian kelompok itu. Kelompok saya awalnya terdiri dari 9 orang yaitu Alvian Osalindo, Andreas Martin, Fransiskus Martin, Herryawan Yulianto, Pribadi Chandra , Widjana Dewi, Patrick Setiawan, Kelvin Pratama dan Robby Lauwang. Tetapi pada akhir pembagian kelompok ternyata ada 1 orang yang terlewat saat pembagian kelompok tadi yaitu Jeffry, dan akhirnya ia diminta untuk memilih mau bergabung dengan kelompok satu atau tujuh, dan ia memilih kelompok satu dan menjadikan kelompok saya menjadi 10 orang pada akhirnya.
- setelah terbentuk seluruh kelompok, kami diminta untuk bergabung dalam kelompok kami masing-masing dan pada saat itu kami mulai saling berkenalan satu sama lain, walaupun orang-orang yang terdapat dalam kelompok sudah tidak terlalu asing karena saya pernah satu kelas dengan mereka pada waktu semester 1 dan semester 2. Pada saat bergabung dalam kelompok kami juga diminta untuk saling bertukar nomor handphone dan memberi tahu daerah tempat kami tinggal. Namun pada akhir kuliah kami baru mengetahui bahwa hal baru kami lakukan merupakan salah satu kegiatan yang akan kami pelajari pada mata kuliah knowledge management ini yaitu knowledge sharing.
-Memahami kelompok
- membuat Martin, pertama kali memahami kelompok dengan cara membaca personal file masing-masing, karena personal file yang dibuat oleh masing-masing anggota kelompok itu menggambarkan karakter dan sifat-sifat didalam diri masing-masing anggota, walaupun tidak semuanya dapat diketahui dengan membaca personal file tersebut.
- memahami kelompok juga dapat dilakukan pada saat kuliah ataupun pada saat berkumpul bersama. Pada saat berkumpul seperti mengerjakan tugas ataupun makan bersama, seseorang dapat lebih terlihat karakter dirinya dengan lebih jelas.
- menurut Martin, masing-masing anggota kelompok memiliki keahlian-keahlian masing-masing yang sangat baik. Seperti KAK robby yang dapat mempresentasi atau menjelaskan suatu hal dengan baik dan meyakinkan dan juga memiliki ide-ide yang cukup aneh tetapi bagus, seperti contohnya pada tugas terakhir kami yang diminta untuk membuat presentasi balance scorecard, ia member ide untuk membuat slide yang hanya berisi gambar saja dan hasilnya sangat baik. Selain itu ada Andreas Martin atau si bos yang memiliki ide-ide bagus dan pemikiran yang luas sehingga dapat memudahkan dalam mengerjakan tugas-tugas yang ada. Sama halnya dengan Alvian dan Patrick mereka juga memiliki memiliki ide-ide dan pemikiran-pemikiran yang hebat jika kami sedang bingung dengan tugas-tugas yang harus dikerjakan. Kelvin, herryawan, dan pribadi juga memiliki ide – ide menarik dan dapat berkontribusi baik dalam penyelesaian tugas kelompok. Dan jeffry, jeffry sangat handal dalam mengurus blog kami dan juga ia dapat diandalkan dalam hal-hal genting.
-Mempererat kelompok
- kelompok kami menggunakan message yang terdapat dalam facebook untuk berinteraksi satu dengan lainnya, baik dalam mendiskusikan tugas yang akan kami kerjakan dan juga membagi tugas masing-masing ataupun hal-hal lainnya.
- kami juga berkumpul bersama untuk mempererat kelompok seperti makan bersama, walaupun tidak semua anggota kelompok ikut.
-Cari Inspirasi
- inspirasi-inspirasi dalam tugas biasanya dicari melalui uncle google untuk mencari penjelasan-penjelasan atau contoh dari tugas yang kami kerjakan.
- selain itu, inspirasi juga dating dari pengalaman kami masing-masing ataupun dari pengalaman-pengalaman orang lain yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi kami.
-Meeting
- kami melakukan meeting untuk membicarakan tugas biasanya lewat message facebook. Kami memilih menggunakan message facebook karena kami semua belum tentu memiliki satu waktu kosong yang bersamaan sehingga dengan menggunakan message facebook setiap anggota kelompok dapet mengakses perkembangan tugas atau hal-hal lainnya kapanpun mereka sempat.
- Kami juga melakukan meeting secara face to face, biasanya pada saat selesai kuliah knowledge management untuk membicarakan tugas yang akan kami buat, ataupun pada saat day off atau shift kosong untuk membuat tugas secara bersama-sama.
-Pembagian tugas
- tugas yang diberikan dibagi kepada seluruh anggota kelompok secara merata dan mengerjakan bagiannya secara masing-masing. Setelah terkumpul semua tugas, nantinya aka nada 1 orang yang bertugas untuk mengedit atau mengatur tugas tersebut sesuai dengan format yang diberikan. Tugas finishing ini dilakukan secara bergantian yang sebelumnya sudah ditentukan urutannya, sehingga setiap orang dapat mendapatkan tugas untuk dinishing tersebut.
- tugas – tugas yang dikerjakan itu terdapat deadline untuk masing-masing anggota mengumpulkan, biasanya pengumpulan dikirim ke orang yang sedang bertugas melakukan pengeditan ataupun diupload kedalam message facebook sehingga setiap anggota kelompok dapat mengaksesnya. Setelah tugas selesai diedit dan siap untuk dikumpul, maka tugas itu biasa diberikan kepada alvian, untuk alvian mengirim tugas tersebut kepada dosen.
- untuk tugas – tugas tertentu yang diberikan juga disesuaikan dengan kemampuan / keahlian masing-masing anggota sehingga tugas – tugas yang ada dapat selesai dengan hasil yang maksimal. Contohnya dalam hal untuk mengatur atau memenage blog, jeffry menjadi orang yang mengatur blog yang kami miliki karena dia memiliki keahlian dan sudah terbiasa dalam mengatur blog, sehingga blog kami dapat memiliki tampilan yang menarik.
-Cara bikinnya
- pertama – tama kami membahas tentang tugas yang diberikan secara bersama – sama terlebih dahulu. Kami membahas tentang pembagian tugas, pemilihan topic, batas deadline, dll sehingga tugas yang kami kerjakan nanti memiliki alur yang sama. Selanjutnya kami membagi tugas kepada masing – masing anggota untuk dikerjakan secara masing – masing anggota. Tugas dapat dikerjakan dengan mencari informasi – informasi tambahan di google ataupun bertanya dengan sesame anggota kelompok ataupun anggota kelompok lain. Setelah tugas yang dibuat oleh masing - masing selesai dikerjakan, maka tugas tersebut akan diupload ke message facebook ataupun dikumpul langsung kepada orang yang bertugas untuk mengedit tugas - tugas tersebut. Jika tugas tersebut harus dipresentasikan pada waktu kuliah, maka tugas yang sudah jadi akan di upload kembali ke message facebook ataupun media menyimpanan data, agar masing – masing anggota dapat membaca materi yang akan dipresentasikan sehingga semua anggota dapat menguasai materi yang akan dipresentasikan tersebut. Jika tidak dipresentasikan tetapi langsung dikumpulkan kepada dosen, biasanya tugas akan diberikan kepada Alvian, untuk Alvian kirim kembali kepada email dosen.
-Kejar tayang
- menurut Martin kejar tayang jarang kami lakukan untuk tugas knowledge management karena deadline kelompok yang diberikan beberapa hari sebelum deadline tugas itu sendiri, jadi beberapa tugas sudah selesai pada saat pengumpulannya. Tetapi mungkin pada masing-masing anggota sering melakukan kejar tayang untuk menyelesaikan bagian tugasnya masing – masing. Tetapi beberapa kali pernah kami lakukan. Yaitu pada saat pembuatan timeline untuk blog kelompok kami, dimana kami membuat timeline tersebut untuk beberapa bulan dan ternyata tidak boleh dan diminta untuk mempersingkat janya menjadi jauh lebih singkat. Selain itu, tugas kami yang terakhir yaitu mempresentasikan balace scorecard juga dibuat dengan kejar tayang, tepatnya satu malam. Tugas tersebut ada ditengah – tengah kesibukan yang sangat padat dari semua anggota dimana kami harus mengumpulkan berbagai proyek yang memiliki deadline yang sangat berdekatan semua, sehingga banyak tugas yang terbengkalai. Tugas balance scorecard sendiri baru baru dibagi tugasnya pada malam sebelum presentasi, pada saat itu robby dan Patrick membuat slide presentasi yang berupa gambar – gambar hingga subuh dan saya membuat contoh balance scorecard bagi perusahaan. Selain itu, semua anggota kelompok juga membantu untuk mencari gambar – gambar yang menarik dan cocok untuk slide presentasi tersebut. Walaupun dikerjakan dengan kejar tayang, tetapi hasilnya sangat baik, baik dalam bentuk slide maupun saat presentasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar