-Pembuatan kelompok
*Pada saat pembuatan kelompok robby sebenarnya sudah mempunyai rencana untuk membuat kelompok dengan siapa , tetapi dengan terpaksa kelompok sudah di atur oleh dosen.
*Sewaktu membagi kelompok robby sangat antusias sekali karena pembagian kelompok di dasarkan pada tinggi rendahnya IP.
*Robby berpikir akan terjadi persaingan antar kelompok yang ketat karena kelopmpok lain juga tidak ingin kalah dengan kelompok kami.
*Sewaktu di kelompok robby di minta untuk meminta menghapalkan dan meminta tengtang no hp dan tempat tingal kelompok kami, robby berpikir tadinya tidak usah di hapalkan sama sekali tetapi karena ngerinya dosen jadi terpaksa d, di sinilah interaksi di mulai.
*Robby sangat kaget sekali karena tempat tingal dari kelompok kami sangatlah berjauhan, ada yang di sunter(patrik),lebak bulus(andreas), depok(robby), grogol(alvian),bekasi(jeff ry), jongol(kelvin), kelapa gading(herry) dll. Tadinya robby berpikir jika ada tugas susah untuk di koordinir karena rumah kelompok 1 yang berjauhan
*Menurut Robby kelompok 1 mempunyai kelebihan masing masing tetapi pertama ada masalah karena ada beberapa yang cenderung pasif mungkin karena belum terbiasa
-Memahami kelompok
*Robby pertama kali memperkirakan akan terjadi hubungan yang kurang lancar karena kurang interaktifnya hubungan di dalam kelompok
*Menurut robby yang memegang kunci dalam kelompok adalah ketua kelompok kami yaitu Alvian Osalindo, yang sudah robby kenal karena sudah merupakan teman sekelas dari semester 1. Begitu juga dengan Kelvin yang sudah saya kenal karena sekelas dari smt 1 , tetapi robby lebih mengenal Kelvin dari game point blank. Begitu juga dengan patrik walaupun sempat sekelas pada smt 1 tetapi kami tetap berhubungan melalui game jadi tidak ada putus contact. Herry, pribadi dan martin sudah juga sudah robby kenal karena merupakan teman belajar sewaktu semester 1, khusus untuk martin dial ah yang mengajarkan robby programing. Untuk yang pertama kali robby kenal adalah dewi, andreas martin, perta,a kali mengenali mereka robby mengira mereka adalah orang yang pendiam. Menurut robby, jeffry merupakan the lucky man karena lolos dari lubang jarum yang bisa mempengaruhi nilainya pada pelajaran ini.
*Robby menilai pertama kali melihat jeffry dia seperti minder sendiri atau seperti merasa ga enak terhadap kami. Tetapi kelompok 1 mencoba untuk mengikutsertakan jeffry dalam tugas, walaupun saya merasa tugas yang di bebani ke jeffry cukup berat.haha.. Tapi jeffry menunjukan karakter yang tak pernah menyerah dan mau berusaha itulah yang membuat kelompok 1 takjub akan kegigihan jeffry.
-Mempererat kelompok
*cara kelompok kami mempererat kelompok cukup unik di mulai dari seringnya kami makan bersama sama dari situlah kami mempererat hub kelompok kami, abis pelajaran KM pasti makan di kwetaiuw 79. Di tambah lagi dengan saling mengingatkan antar kelompok yang bermula dari sms ataupun membuat grup di facebook maupun blog yang bisa dengan mudah mengingatkan sesame angota, dari hal yang kecil itulah hub antar angota kelompok semakin erat.
*Cara lain kami mempererat kelompok adalah dengan cara bersenda gurau, mulai dari hobi main game online bersama di dalam game tersebut kita bukan hanya untuk kesenangan tetapi melatih otak dan strategi kekompakan dalam bermain karena game online itu juga kami bisa semakin dekat karena semakin mengerti sifat antar angota.
*Kami melihat terjadinya hub “PDKT” antara Alvian dengan Dewi, sunguh kocak , lucu karena dengan PDKT nya Alvian kami jadi bisa mengosipi ALVIAN dengan DEWI. Untuk hub yang lebih jelasnya bisa di tanyakan kepada orang yang bersangkutan apakah hub PDKT tersebut mau di lanjutkan atau tidak. ^^v
-Cari Inspirasi
*di sini robby sering mencari inspirasi di saat sedang dekat dengan teman teman seperti budi lesmana, Patrick setiawan , Fernando, randhy ardian, danny setiawan, Robert, alvian osalindo. Di saat kita sedang berkumpul inilah biasanya robby tercetus beberapa ide untuk tugas pengerjaan kelompok, misalnya saja sewaktu di berikan tugas oleh dosen untuk membuat P-File(personal file) waktu itu kami sedang berkumpul dan makan bersama pada saat itu kami sedang mengobrol tentang topik SMA, dari situlah tercetus ide bahwa garis besar P-File kami tentang masa masa SMA kami, dari nothing to be something. Robby sempat berdiskusi ke Patrick setiawan sebelum mengemukakanya ke kelompok. Setelah Robby menjelaskan semua detail inspirasinya, patrik ternyata tertarik dan setuju tentang ide robby.
*Menurut Robby sangat menarik sekali cara yang di lakukan untuk mencari inspirasi di kelompok 1, mulai dari Robby yang suka mengeluarkan ide ide dan di bantu patrik setiawan yang mempertimbangkan bisa tidaknya ide itu berjalan lalu ada Andreas Martin yang bisa memaparkan langkah langkah yang jelas dari tugas tersebut lalu di dukung oleh Dewi yang bertindak sebagai sekertaris atau juru tulis dan angota lainya yang mendukung penuh tentang rencana rencana kerja itu dan semua itu tidak terlepas dari Alvian Osalindo sebagai ketua kami yang memandu kami bagaimana menjalankan tugas kami
*Dalam pencarian Inspirasi robby juga menerima bantuan dari dosen karena dosen selalu bercerita yang bisa membangkitakan inovasi dan imajinasi yang membuat Robby bisa dengan mudah mencari inspirasi
-Meeting
*Meeting atau rapat biasanya di lakukan di sela sela istirahat pelajaran, di sela sela istirahat kita biasanya ada rapat kecil yang mendiskusikan tentang apa tema kita(jadi belum masuk ke apa yang mau kita kerjakan untuk tugas). Rapat yang di lakukan sewaktu istirahat biasanya penuh candaan dan senda gurau antar angota kelompok. Rapat biasanya di gelar kembali setelah jam pelajaran selesai biasanya Alvian Osalindo memimpin jalanya rapat, biasanya Robby dan Patrik setiawan memberikan ide dan di diskusikan terlebih dahulu baik dan buruknya, pada saat rapat biasanya terdapat adu argumentasi antar anggota di mulai dari ketidaksetujuan ide dan sampai menanyakan bagaimana langkah langkah detailnya sebelum mengambil keputusan.
*Pemangilan atau perencanaan rapat biasanya di gagas oleh ketua kami yaitu Alvian, walupun terkadang tidak semua angota bisa hadir dalam rapat karena adanya urusan tetapi setiap anggota mengusahakan untuk hadir dalam rapat supaya bisa mengerti langkah yang akan di ambil kelompok 1
-Cara bikinnya
*Kelompok kami melakukan cara bikin tugas dengan unik di mulai dari pergiliran jadwal penangung jawab untuk tugas dan iseng iseng yang menjebak yaitu menetapkan siapa yang terakhir mengumpulkan dialah yang akan bekerja lebih berat, di samping mempererat hubungan. Dengan adanya peraturan yang bisa di bilang aneh itu memicu setiap anggota kelompok untuk beradu cepat membuat tugas. Peraturan itu di buat karena kelompok kami mempertimabangkan untuk sesegera mungkin menyelesaikan tugas sebelum deadline yang di tentukan.
*Menurut Robby cara kerja masing masing anggota di kelompok 1 juga menarik karena di mulai dari Alvian yang sering mengumpulkan terlebih dahulu dan di jadikan bahan acuan untuk mengerjakan bagi anggota yang lainya, dan Hery lah yang sering mengatakan ”butuh inspirasi”. Biasanya yang terkena hukuman adalah KeLvin pratama ataupun jeffry.
-Pembagian tugas
*Pembagian tugas kelompok kami cukuplah beragam di mulai di cocokan dari keahlian masing masing, di mulai dari robby yang bertugas sebagai presentator dan alvian sebagai pengatur pembagian tugas. Lalu ada jeffry yang bertugas untuk membuat blog, grup facebook, ke semua grup itu merupakan tanggung jawab jeffry. Lalu ada Martin yang menguraikan tugas tugas antar angota secara detail di bantu dengan pribadi , herry dan Kelvin.Dan juru tulis kami adalah Dewi, Patrik bertugas ebagai tahap finishing , atau mengubah dalam bentuk presentasi karena dia mempunya keahlian dalam merancang suatu desai presentasi supaya bisa enak dilihat dan di presentasikan
-Kejar tayang
* Menurut Robby dalam proses inilah terlihat keahlian dari masing masing angota kelmpok 1, karena dalam kejar tayang inilah setaip angota mengeluarkan kelicikan mulai dari copas (copy&paste) lalu merubah sedikit kerjaan orang lain.
*Untuk memenuhi jadwal deadline kelompok kami, tak jarang kami saling mengancam, dalam artian kalau tidak selesai pada jadwal kelompok yang di tentukan, dial ah yang akan menangung sisa pekerjaan tugas tersebut dan terbukti usaha itu berhasil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar